13 Ribu Warga Terima Bantuan E-Voucher

image_pdfimage_print

 

 

Bertempat di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Wali Kota Rukmini menyerahkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada 13.000 lebih penerima manfaat. Bantuan ini merupakan program dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, setiap penerima manfaat menerima bantuan melalui kupon elektronik (e-voucher).

Wali Kota Rukmini menyatakan bahwa program ini memang menjadi cita-cita Presiden RI Joko Widodo untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. “Kalau tahun lalu bantuan diberikan dalam bentuk barang, kini bantuannya diberikan dalam bentuk e-voucher yang harus ditukarkan melalui kartu gesek di tempat-tempat yang telah ditentukan,” jelas Rukmini.

Para penerima manfaat dapat menukarkan e-voucher ini di beberapa tempat yang telah ditentukan antara lain e-warong ataupun di Rumah Pangan Kita (RPK). Di Kota Probolinggo sendiri, terdapat 2 e-warong yang tersedia dan 68 RPK termasuk 1 RPK di tiap kelurahan dan RW.

Dalam e-voucher tersebut, para penerima manfaat memiliki saldo sebesar Rp 110.000 tiap bulannya. Jumlah tersebut dapat ditukarkan dengan beras dan gula untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Rukmini berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan e-voucher ini dengan baik. Ia berharap agar nantinya masyarakat dapat menabung dengan menggunakan e-voucher ini. “Tiap bulan saldonya Rp 110.000. Kalau ada sisa, saldonya akan diakumulasikan di bulan berikutnya. Jadi saya harap masyarakat juga bisa menabung dengan menggunakan e-voucher ini,” tutur Rukmini. ∎alfienhandiansyah/humas

Located at Mangunharjo subdistrict office,Mayor Rukmini handed over Non-cash Groceries to 13,000 beneficiaries. The groceries are a program of Ministry of Social Affairs of the Republic of Indonesia. Each beneficiary received the groceries via an electronic voucher (e-voucher).

Mayor Rukmini stated that the program has been the dream of the President Joko Widodo to increase the life quality of Indonesian people. “Last year, the groceries are handed over in a form of ordinary groceries, but now it’s in the form of e-voucher that should be traded in certain places,” Rukmini explained.

The beneficiaries can trade the e-voucher in certain places including e-warong, an official grocery store designed to serve social assistance beneficiaries, and Rumah Pangan Kita (RPK). In the city, there are 2 e-warong available and 68 RPK including one RPK in each subdistricts.

In each e-voucher the beneficiaries have IDR 110,000 balance in their voucher in a month. The balance can be traded with groceries to fulfill their daily needs.

Rukmini hopes that the citizens can use the e-voucher well. She hopes that they can have a saving by using this e-voucher. “In each month, they will have IDR 110,000 balance in their voucher. If there is any surplus on the balance, it would be accumulated in the next month. So I hope the citizens could have a saving by using this voucher,” Rukmini said (transalator:alfienhandiansyah)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.