Wali Kota Ingatkan Pentingnya Konsumsi Buah dan Sayur

image_pdfimage_print

Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional ke-57 Dinas Kesehatan Kota Probolinggo menggelar Sosialisasi Konsumsi Buah dan Sayur di ruang Puri Manggala Bhakti, Jum’at (24/2). Sebanyak 160 peserta (ibu dan balitanya) dikumpulkan guna mendengarkan pentingnya konsumsi buah dan sayur, utamanya untuk mengatasi balita kurang gizi dan obesitas.

Kegiatan ini sesuai dengan Perpres Nomor 42 tahun 2013 tentang Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi yang ditindaklanjuti dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dengan fokus pada tiga (3) kegiatan yakni meningkatkan aktivitas fisik, konsumsi sayur dan buah serta deteksi dini penyakit kurang gizi dan obesitas.

Acara dibuka Wali Kota Probolinggo Rukmini, sedangkan nara sumber yang dihadirkan yakni dokter spesialis anak dari RSUD dr Moh Saleh dan dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Cabang Probolinggo.

Rukmini dalam sambutannya mengatakan, bahwa di tahun 2014 berdasarkan Global Nutrition Report, Indonesia menduduki peringkat ke 17 dari 117 negara yang penduduknya bermasalah dengan gizi. Tiga masalah gizi pada balita tersebut yakni balita stunting (pendek dan sangat pendek), balita wasting (sangat kurus) dan balita overweight (gemuk).

Kondisi kekurangan gizi akan berakibat pada rendahnya kualitas sumber daya manusia, pencapaian pendidikan dan daya saing bangsa. “Untuk itu saya berharap kegiatan ini dapat menekan prevalensi kurang gizi di Kota Probolinggo, sehingga derajat kesehatan masyarakat meningkat dan tercipta generasi penerus yang sehat dan cerdas,” harap Rukmini.

Makanan bergizi juga tidak mahal, lanjut Rukmini, bisa didapatkan dari buah dan sayur. “Buah dan sayur juga bisa di tanam sendiri oleh ibu-ibu. Indonesia kan subur, jadi uangnya bisa disimpan untuk keperluan lain. Tak hanya buah dan sayur, saya harapkan anak-anak juga gemar makan ikan,” ujarnya. Acara kemudian dilanjutkan dengan paparan dari dr Lusi tentang manfaat buah dan sayur, dan tentang gizi dari persagi. ∎rizameinita/humas

In order to commemorate the 57th anniversary of National Nutrition Day, Health Agency of Probolinggo Municipality held dissemination on consuming fruits and vegetables in Puri Manggala Bhakti, Friday (24/2). 160 participants were gathered to listen to the importance of consuming fruits and vegetables, more importantly to solve the problem of malnourished toddlers and obesity.

The event was held in accordance with President Regulation No. 42 of 2013 on National Movement of Accelerating Improved Nutrition which is followed by Peoples Healthy Lifestyle Movement (Germas) by focusing on three activities including physique, consuming fruits and vegetables and early detection on marasmus and obesity.

The event was officially opened by Mayor Rukmini and attended by a pediatrician as the speaker. Rukmini in her speech said that in 2014, based on Global Nutrition Report, Indonesia was ranked in 17th position of 117 countries who have problems with nutrition. Three problems relating to nutrition include stunting toddlers, wasting toddlers, and overweight toddlers.

This condition will have an effect to the lack quality of human resources, education, and competitiveness of a nation. “Therefore, I hope that this event could press the problems relating to nutrition, so that the health of the citizens will be improved and we will have the best next-generations,” Rukmini said.

Nutritious food is not expensive, Rukmini continued; it can be afforded by consuming fruits and vegetables. “Fruits and vegetables are easy to get. You can plant them since Indonesia has fertile lands. You can save your money for other necessities. Not only fruits and vegetables, I expect the children to consume more fish,” she said. The event then was continued by the presentation of dr. Lusi, explaining about the benefits of consuming fruits and vegetables.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.