wawali Muhammad Soufis Subri saat memberikan arahan dan pembekalan (foto: welly/humas dan protokol)
image_pdfimage_print

 

KANIGARAN –  Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Probolinggo menggelar acara Pembinaan Kepegawaian dan Pembekalan CPNS Tahun 2018 di Lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo, pada Senin (1/4) di Gedung Puri Manggala Bhakti. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Wali Kota Probolinggo, Muhammad Soufis Subri.

Kepala BKPSDM, Rahmadeta Antariksa mengatakan kegiatan ini memberikan pembekalan serta menginformasikan sekaligus mentransformasikan pengetahuan bidang penyelenggaraan pemerintahan, seperti disiplin aparatur, hak – hak dan kewajiban PNS, etika birokrasi.

Dan, larangan bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebagai abdi negara dan abdi masyarakat yang bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat secara profesional, jujur dan adil dalam penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan. “Kegiatan pembinaan kepegawaian dan pembekalan CPNS tahun 2018, diikuti oleh 117 CPNS yang kemarin lolos seleksi,” ujarnya.

Wawali mengatakan CPNS merupakan abdi negara dan abdi masyarakat hendaknya dapat melaksanakan program – program pemerintah daerah. Penyelenggaraan  pemerintahan di segala sektor membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang handal untuk mencapai keunggulan kompetitif di berbagai penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

“Semoga langsung bisa beradaptasi dengan cepat di tempat kerja baru dan menunjukkan kinerja yang bagus. Dan, mampu memperkuat serta meningkatkan kinerja Pemerintah Kota Probolinggo secara holistik,” terang wawali.

Selain itu, Subri juga mengingatkan kehidupan ASN dibatasi oleh aturan birokrasi, gaji,  waktu terbatas dan jangan mengharapkan sesuatu yang berlebih di pemerintahan. Harus dipahami bahwa pekerjaan ASN membantu dan melayani masyarakat, khususnya di Kota Probolinggo.

Kedepan, harus siap mengemban tugas yang diamanatkan dan tidak ada lagi ASN yang menolak tugas dari pimpinan. Sebagai PNS harus memiliki nilai dasar yaitu akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu dan anti korupsi.

“Selamat atas diterimanya CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo, semoga mampu beradaptasi, menunjang tinggi idealisme dan bekerja keras sesuai dengan kemampuan masing – masing,” tutup Subri.

Dalam kesempatan itu, peserta akan diberikan pembinaan oleh BKPSDM dilanjutkan peraturan baris berbaris yang disampaikan oleh Komandan Kompi B Yon Zipur Kota Probolinggo. (mita/humas)

peserta saat mengikuti pembekalan dan arahan (foto: welly/humas dan protokol)

The agency of employees,Development and Human Resources Affairs (Badan Kepegawaian, Pengembangan dan Sumber Daya Manusia/BKPSDM) held employees coaching and CPNS (candidate of civil servants) briefing of Probolinggo city government, on Monday (1/4) at Puri Manggala hakti hall. It is opened by vice mayor of Probolinggo Muhammad Soufis Subri.

The head of BKPSDM, Rahma deta Antariksa said it is to give knowledge on governmental administration, such as discipline apparatus, the rights and the obligation of civil servants, bureaucracy ethic.

And also, the prohibition of CPNS as civil servants to serve community professionally, honestly, and fair in implementing government aand development. “It is attended by 117 CPNS who pass the examination,” he said.

The vice mayor said CPNS is as a civil servant should do all regional government programs. Government always needs a reliable human source to get competitive advantage in all sector of government and development.

 “I hope you will able to adapt fast in your new work place and to show good performance. And you will be able to strengthen and to improve Probolinggo city government performance holistically,” explained vice mayor.

Moreover, Subri also reminds that ASN (civil servant) was restricted by bureaucracy, wage, limited time, and not to expect something more. It has to be understood that ASN works are to help and to serve community, especially in Probolinggo city.

In the future, ASN must be ready to do their job and there are no ASN who refuse their leader’s instruction. As civil servant, they must have basic values such as accountability, nationalism, public ethic, commitment and anticorruption.

 “Congratulation for being civil servant of Probolinggo city government, may you will be able to adapt, to support highly idealism and to work hard based on your own ability,” said Subri.

In this occasion, after having theory indoor, they will be taught on Peraturan Baris Berbaris by commander of Kompi B Yon Zipur of Probolinggo city.