Lomba Kreatifitas di Peringatan Isro Mi’roj

image_pdfimage_print

 

KANIGARAN – Dalam rangka memperingati Isra’ Miraj Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriyah,  Madrasah Ibtidaiyah (MI)  Kahasri menggelar lomba kendaraan hias. Acara dilaksanakan di Gedung Hayam Wuruk Kota Probolinggo, Selasa (2/4) pagi. Wakil Wali Kota Probolinggo, Muhammad Soufis Subri membuka acara tersebut sekaligus melepas peserta lomba.

Kepala Sekolah MI Kahasri, Wiwik Puji Astuti menjelaskan kegiatan ini merupakan syiar dari MI Kahasri khususnya di Kota Probolinggo. Sekolah ini, merupakan sekolah satu-satunya yang berada dalam naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU di Kota Probolinggo yaitu MI Kahasri. “Kegiatan ini bertujuan untuk memperingati Isra’Miraj Nabi Muhammad SAW,”ucapnya.

Ada beberapa kegiatan untuk memperingati Isra’Miraj Nabi Muhammad SAW, salah satunya lomba hias, Khotmil Quran, Tahfidz Quran dan Wisuda Tahfidz. Sebanyak 370 peserta lomba yang diikuti oleh siswa dari tingkat 1 sampai tingkat 6. Lomba hias kali ini meliputi, yakni kereta kelinci  sebanyak 20 peserta, sepeda hias 40 peserta, becak hias 10 peserta. Sedangkan untuk rute start dari Gedung Hayam Wuruk di jalan Basuki Rahmad dan finis di MI Kahasri di jalan Mayjen Haryono, Kelurahan Jati.

“MI Kahasri merupakan lembaga pendidikan yang bisa membentuk dan mencetak anak-anak bangsa yang cerdas, ahlakul karimah serta kreatif. Saya berharap kedepannya MI Kahasri lebih dikenal di Kota Probolinggo tetapi juga di luar Kota Probolinggo. Semoga MI Kasari kedepannya bisa pertukaran pelajar ke luar negeri,” harapnya. Ia juga menyampaikan pada bulan ini, lulusan dari MI Kahasri akan di kirim ke Turki.

Sementara itu, Wawali Subri menyampaikan rasa bahagia dan bangga bisa bersilaturahmi bersama keluarga besar dari MI Kahasri. “Dengan kegiatan ini akan tumbuh bibit-bibit muda, anak-anak muda yang kreatif untuk Kota Probolinggo,”ujarnya.

Saat ini sekolah MI Kahasri merupakan sekolah favorit di Kota Probolinggo. “Saya berharap kepada orang tua untuk mencari sekolah yang terbaik untuk anak-anaknya. Dimulai dengan memilih sekolah yang berpendidikan agama. Saya mendukung pola-pola pendidikan  yang di terapkan di MI Kahasri di Kota Probolinggo,”imbunya. (novi/humas)