Wali Kota Hadiri East-Java Resilience Cities Forum Bakal jajaki peluang kerjasama dengan Australia

image_pdfimage_print

m

Bertempat di Hotel Tugu, Malang, Wali Kota Probolinggo Rukmini didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo menghadiri East Java-Australia Resilience Cities Forum yang diselenggarakan oleh komisi Perdagangan dan Investasi Australia bekerjasama dengan ICLEI, Rabu (8/3).

Forum ini memang menjadi salah satu rangkaian dari kegiatan Australia Business Week yang digelar tanggal 7-9 Maret 2017. Ini menjadi salah satu misi untuk meningkatkan kerjasama antara Australia dan Indonesia sebagai mitra dagang, pendidikan dan pariwisata. Dalam forum ini, Pemkot Probolinggo berkesempatan menjelaskan tentang potensi yang dimiliki Kota Probolinggo dan mengembangkan kerjasama dengan kota-kota di Australia.

Tak hanya Kota Probolinggo, forum ini juga mengundang beberapa daerah lain di Jawa Timur termasuk Kota Malang sebagai tuan rumah, Blitar, Mojokerto, dan Pasuruan. Dalam forum diskusi, pemkot diberi kesempatan untuk berkomunikasi dengan para delegasi dari Australia. Para delegasi ini merupakan perwakilan dari Australia yang bergerak di berbagai bidang antara lain tata ruang kota, sanitasi, penyediaan air minum, infrastruktur, ilmu pengetahuan.

Salah satu delegasi, Michael Clifton menyatakan dirinya terkesan dengan Indonesia yang menurutnya lebih ‘hijau’ dibandingkan Tiongkok dimana dia menetap selama 7 tahun. “Australia Business Week kali ini membawa semangat kemitraan dan kolaborasi karena Indonesia adalah tetangga terdekat dari Australia. Komitmen pemerintah Australia telah ditunjukkan ketika Presiden Jokowi berkunjung ke Australia dimana pemerintah kami telah mengonfirmasi bahwa mereka akan membentuk satu konsulat di Surabaya dalam waktu dekat,” tutur Michael.

Sementara itu, Sekda Kota Malang, Idrus Achmad menyatakan rasa terima kasihnya karena Pemerintah Australia telah memilih Malang sebagai tuan rumah digelarnya kemitraan antar dua negara. “Semoga forum kali ini dapat menjadi jembatan bagi kedua negara untuk menjalin kerjasama yang dapat menopang kemajuan pembangunan,” tutur Idris.

Seusai acara, Kepala Bappeda dan Litbang Kota Probolinggo, Budiono Wirawan menyatakan pihaknya akan menjajaki lebih lanjut tentang tawaran kerjasama ini. “Kami sudah mencatat narahubung tiap delegasi. Nanti kalau memang ada peluang untuk kerjasama akan kita hubungi. Ada komunikasi lanjutan setelah ini, masih butuh penjajakan lagi,” tutur Budiono ∎alfienhandiansyah

Leave a Reply

Your email address will not be published.