September, Targetkan 5500 Tanah Sudah Bersertifikat

Wali Kota Hadi Zainal Abidin menyerahkan sertifikat program PTSL kepada warga Jrebeng Lor, Selasa (2/4). Foto bawah: Wali Kota Hadi Zainal Abidin bersama Wawali Muhammad Soufis Subri disambut hangat ibu-ibu Jrebeng Lor. (foto: Rizal Al Karimi/ Humas Protokol Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

KEDOPOK – Kota Probolinggo kembali mendapat jatah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dari Kantor Pertanahan di tahun 2019 ini. Sebanyak 5500 bidang tanah di enam kelurahan di dua kecamatan ditargetkan selesai pada bulan September nanti.

Di Kelurahan Jrebeng Lor, Selasa (2/4), Wali Kota Habib Hadi menyerahkan 568 sertifikat program PTSL pada periode perdana tahun 2019. “Alhamdulillah dari pelaksanaan yang sudah berjalan dari Kantor Pertanahan jajaran pemerintah dan pemilik tanah, kami berencana akan menyelesaikannya, insyaallah di bulan September,” ujar Kepala Pertanahan Kota Probolinggo Bambang Haryono.

Kelurahan yang akan mendapat PTSL antara lain Kelurahan Sukoharjo dan Curahgrinting, Kanigaran di Kecamatan Kanigaran. Kemudian Kelurahan Pohsangit Kidul, Triwung Kidul dan Kademangan di Kecamatan Kanigaran. Wali Kota Habib Hadi pun menyambut antusias adanya program PTSL tersebut.

Dalam laporannya, Kepala Pertanahan Bambang Haryono mengatakan, pada 2018 targetnya sebanyak 10.000 bidang di enam kelurahan di Kecamatan Kedopok dan Wonoasih. Dari target tersebut, hanya 7700 yang bisa disertifikatkan. Sisanya, tidak bisa diproses karena kurangnya persyaratan dari pemilik tanah.

Ke depannya, Kantor Pertanahan mengharapkan partisipasi masyarakat dan berusaha agar masyarakat mengedepankan kepastian dan jaminan hukum lebih cepat. “Itu lebih baik untuk membawa kesejahteraan masyarakat,” terang Bambang.

Tahapan untuk 5500 sertifikat PTSL ini sudah dilaksanakan penyuluhan dan inventarisasi berupa pengumpulan berkas dan melakukan pengukuran. Awal April ini, inventarisasi yang masuk (sementara) mencapai 2000 berkas.

Wali Kota Habib Hadi menegaskan, agar semua target PTSL bisa dipenuhi tentunya masyarakat harus berperan aktif dan tidak memberikan data secara lambat. Kantor Pertanahan pun harus lebih berhati-hati dan teliti dalam melihat kelengkapan berkasnya.

“Tadi disampaikan target 2019 bisa terselesaikan di bulan September. Program ini sangat membantu bagi masyarakat terutama yang belum punya tanda bukti kepemilikan buku tanah. Pesan saya, kalau sudah sertifikat jangan digadaikan nanti muncul permasalahan baru,” kata Habib Hadi. (famydecta/humas)

Probolinggo City once again received a quota of the Complete Systematic Land Registration (PTSL) program from the Land Office in 2019. A total of 5500 fields of land in six urban villages in two districts are targeted for completion in September.

In Jrebeng Lor Sub-District, Tuesday (2/4), Mayor Habib Hadi handed over 568 PTSL program certificates in the inaugural period of 2019. “Thank God, from the ongoing implementation of the Land Office of the government and landowners, we plan to solve it, God willing in September,” said Head of the Probolinggo City Land Bambang Haryono.

The sub-districts which will get PTSL includes Sukoharjo, Curahgrinting, and Kanigaran in Kanigaran District. Other sub-districts are Pohsangit Kidul, Triwung Kidul and Kademangan in Kademangan District. Mayor Habib Hadi also welcomed enthusiastically the PTSL program.

In his report, Head of Land Bambang Haryono said, in 2018 the target was 10,000 fields in six urban villages in Kedopok and Wonoasih Districts. Of these targets, only 7700 can be certified. The rest cannot be processed due to lack of requirements from the landowner.

In the future, the Land Office expects public participation and strives for the community to prioritize legal certainty and guarantee more than others. “It is better to bring people’s welfare,” said Bambang.

This stage for 5500 PTSL certificates has been carried out counseling and inventory in the form of collecting files and taking measurements. On the beginning of April, the temporary inventory reached 2000 files.

Mayor Habib Hadi stressed that in order for all PTSL targets to be met, the public must play an active role and to provide the required documents as soon as possible. The Land Office must be more careful in checking the files.

“Earlier, the 2019 target could be resolved in September. This program is very helpful for the community, especially those who do not have proof of ownership of the land book. My message is don’t get the certificates pawned, or new problems will arise,” Habib Hadi said.