Habib Hadi Akan Pantau Data KPM BPNT

Wali Kota Habib Hadi saat sambutan dalam acara launching bantuan sosial pangan (foto:Rifki Kurniawan I/Humas dan Protokol)
image_pdfimage_print

Wonoasih-Di era Pemerintahan Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, pengentasan kemiskinan menjadi prioritas utama. Terbukti pada Kamis pagi (4/4), Habib Hadi kembali melaunching Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Wonoasih.

Kepala Dinas Sosial Kota Probolinggo Zainullah menyatakan, tujuan penyaluran BPNT ini adalah upaya untuk memenuhi sebagian kebutuhan pada KPM (Keluarga Penerima Manfaat). Mereka akan mendapat bantuan sosial pangan berupa telur 1kg dan beras 10 kg. “Dengan ini kami berharap tingkat kemiskinan di Kota Probolinggo, semakin tahun semakin menurun,” jelasnya.

Total penerima BPNT di Kecamatan Wonoasih sebanyak 2.905 KPM. Sebanyak 338 KPM menerima BPNT dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo. Sedangkan yang dibiayai oleh Pemerintah Pusat sebanyak 2.567 KPM.

Pagi itu, Habib Hadi memberikan BPNT yang berasal dari Pemkot secara simbolis kepada 5 KPM. Dalam sambutannya, Ia menyampaikan jika BPNT merupakan salah satu program Pemkot dalam pengentasan kemiskinan. Setiap KTM akan diberi kartu ATM yang isinya sebesar Rp 110.000/bulan.

Bantuan nekah jek juel, makle manfaat. Apapole ATM-ah jek sampek epegedih gi (Bantuan ini jangan dijual, biar bermanfaat, Apalagi ATMnya jangan sampai digadaikan),”ungkapnya dalam bahasa Madura.

Menurutnya, sebagus apapun program pemerintah jika tidak didukung penuh oleh masyrakatnya maka tidak akan ada hasilnya. Sebanyak apapun bantuan yang diberikan tapi tidak dimanfaatkan dengan baik juga akan sia-sia. “Saya akan terus memantau bantuan ini, tidak boleh salah sasaran semua harus didata dan tidak boleh ada yang terlewati,”tegas Habib Hadi. (Malinda/Humas).

Wali Kota Habib Hadi saat foto bersama dengan para penerima bantuan (foto:Rifki Kurniawan I/Humas dan Protokol)

In the leadership of Habib Hadi Zainal Abidin, poverty alleviation is a top priority. On Thursday morning (4/4), Habib Hadi has again launched Non-Cash Food Aid (BPNT) in Wonoasih District.

The Head of the Probolinggo City Social Affairs Agency Zainullah stated that the purpose of this BPNT distribution was an effort to fulfill some of the needs of the KPM (Beneficiary Families). They will get social food assistance in the form of 1 kg of eggs and 10 kg of rice. “We hope that the poverty rate in the city will decrease further,” he explained.

The total BPNT recipients in Wonoasih District were 2,905 KPM. A total of 338 KPM received BPNT from the Regional Budget (Regional Budget) of the Probolinggo Municipality. The rest of them (2,567 KPM) was funded by the Central Government.

That morning, Habib Hadi gave BPNT originating from the municipality symbolically to 5 KPM. In his speech, he said if BPNT is one of the City Government’s programs in poverty alleviation. Each poor people (KTM) will be given an ATM card with contents of Rp. 110,000 / month.

“Don’t you sell; this aid so you all can get the benefit. The same thing goes for the ATM card,” he said.

According to him, no matter how good the government program is, if it is not fully supported by the community, there will be no results. Any assistance provided by the government, but if it’s not properly utilized will also be in vain. “I will continue to monitor this assistance, not to be mistaken, all targets must be recorded and no one should be missed,” said Habib Hadi.