Wali Kota Habib Hadi membagikan sertifikat tanah kepada masyarakat (Foto: Rifki Kurniawan I / Humas dan Protokol)
image_pdfimage_print

KEDOPOK – Warga Kelurahan Sumber Wetan, Kecamatan kedopok Kota Probolinggo merasa bahagia dan lega. Karena kepengurusan hak milik tanah mereka sudah selesai. Senin, (8/4) siang, Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin  kembali menyerahkan sertifikat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2018.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Probolinggo, Bambang Hariyono menjelaskan penyerahan program PTSL kali ini, sebanyak 745 bidang. Terdiri dari 4 bidang tanah wakaf, 1 bidang pondok pesantren, 2 bidang musholla, 1 bidang makam dan 72 bidang untuk masyarakat yang berprofesi masuk kategori Usaha Kecil Menengah (UKM). Program PTSL di Kota Probolinggo sudah mencapai 100 persen.

Sertifikat  merupakan kepastian hukum kepemilikan hak tanah atau rumah. Untuk itu, Bambang  meminta agar menyimpan sertifikat ini dengan baik, karena sertifikat tersebut merupakan barang berharga. “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama di jajaran Pemerintahan Kota Probolingo, camat, lurah, tokoh masyarakat serta pemilik tanah atas kerjasamanya selama ini,” ucap Bambang.

Sementara itu, Habib Hadi menyampaikan apresiasinya kepada Kantor Pertanahan yang memiliki kepedulian kepada warga masyarakat Kota Probolinggo. Penyelenggaraan program PTSL ini sangat bagus dan bermanfaat bagi warga Kota Probolinggo. “Dengan memiliki sertifikat ini, tidak ada lagi perselisihan dan perdebatan soal tanah,” ujarnya.

Habib Hadi juga mengingatkan kepada wargannya agar tidak meminjamkan sertifikat tanah untuk digunakan orang lain untuk meminjam uang di bank. Meskipun orang yang bersangkutan masih memiliki hubungan keluarga. “Sertifikat ini disimpan dengan baik dan digunakan sesuai dengan kebutuhan,” ucapnya. (noviati/humas)

People of Sumber Wetan village, Kedopok sub-district, Probolinggo city are happy and feel relieved. Since they will have their own land certificate. On Monday (8/4) afternoon, Probolinggo Hadi Zainal Abidin give their certificate through comprehensive systematic registration program (PTSL) on 2018.

The head of National Land Agency (BPN) of Probolinggo city Bambang Hariyono explained there are 745 lands this time, consisting of 4 wakaf land (land donated  for public purpose), 1 pondok pesantren (Islamic dormitory), 2 musholla (prayer room), 1 graveyard, and 72 lands of people who has SMEs. PTSL of Probolinggo city has reached 100 percent.

Certificate is a legala certainty for land or building ownership. So, Bambang suggest to keep the certificate safe, since certificate is worth. “My thankfulness is for all element especially for Probolinggo city government, sub-district head, village head, and community figures and land owner for the collaboration all this time,” said Bambang.

Meanwhile, Habib Hadi appreciate to National Land Agency for the awareness to all people of Probolinggo city. PTSL is a good program an give advantage for all people of Probolinggo city. “By having certificate, there are no more dispute and debate abaout land,” he said.

Habib Hadi also reminds to people not to lend their certificate to other for borrowing money at bank. Even they have family relationship. ”Keep the certificate safe and use it based on your need,” he said.