Layanan Kependudukan 3 in 1 Dilaunching 3 in 1Civil Registry Programme has Launched

image_pdfimage_print

 

Wali Kota Probolinggo Rukmini melaunching penerapan layanan sistem 3 in 1 dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil), Selasa (21/3). Inovasi layanan ini merupakan penggabungan pembuatan Akta Kelahiran, perubahan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Identitas Anak (KIA) dalam satu kali proses. Dokumen ini hanya boleh dilakukan oleh orang tua yang mendaftarkan anaknya ketika usia 0-60 hari.

Probolinggo mayor Rukmini has launched 3in1 services from the agency of population and civil registry (Dispenduk Capil), on Tuesday (21/3). It is the one stop service for making birth act, changing of family card and making children identity card in one process. But it is only for parent who have a children aged 0-60 days old.

Kepala Dispenduk dan Capil, Tartib Goenawan menyampaikan tujuan layanan 3 in 1 untuk meningkatkan cakupan masyarakat dalam hal pemenuhan hak konstitusi perlindungan dengan mempermudah proses atau mekanisme layanan. “Selain itu, agar setiap anak Indonesia memiliki identias yang berlaku secara nasional,” kata Tartib.

The head of Dispenduk Capil, Tartib Goenawan said it aims to increase the number of the people who had identity by making it easier to have it. “Besides, each of Indonesian children should have national identity,” said Tartib.

Hingga saat ini Dispenduk dan Capil setempat sudah memproduksi sebanyak 7.705 KIA yang didistribusikan melalui masing – masing kelurahan. Layanan ini dapat diakses di puskesmas atau RSUD Dr Mohamad Saleh.

During this time, Dispenduk Capil had issued 7.705 children identity card (KIA) which are distributed through the village. This services could also be accessed at community health center or regional hospital (dr. Moh. Saleh hospital).

Wali Kota Rukmini menyatakan setiap kelahiran wajib dilaporkan kepada institusi pelaksana dalam hal ini Dispenduk dan Capil, yang  memberikan hak kependudukan secara gratis.

The mayor Rukmini said each birth should be reported to Dispenduk Capil which will give the civilry right for free.

“Saya juga mengingatkan untuk para lurah agar jemput bola pada warganya jika warganya ada yang melahirkan ataupun meninggal sehingga terdaftar secepatnya di Dispenduk dan Capil, agar informasi dokumen kependudukan bisa segera ter-update”, ujar wali kota.

“I also remind to all the village head to visit their villagers if there are death or birth cases should be reported immediately. So we have updated information of population,” said mayor.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Rukmini juga menyaksikan simulasi layanan 3 in 1 d depan para undangan. Launching yang digelar di Puri Manggala Bakti ini dihadiri Ketua DPRD, Ketua Komisi A DPRD, seluruh SKPD, camat, dan lurah se–Kota Probolinggo.

In this occasion, mayor Rukmini saw the 3in1 service simulation held in Puri Manggala Bhakti, and accompanied by the chairman of regional parliament, the chairman of A commission parliament, all working unit heads, subdistrict heads, and village heads across Probolinggo city.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.