Peserta Diklatpim Jabar Belajar di Kota Probolinggo

image_pdfimage_print

 

Hari ini, Rabu (22/3) Pemerintah Kota Probolinggo  kedatangan tamu istimewa. Ialah peserta Diklat Kepemimpinan tingkat IV Angkatan II Provinsi Jawa Barat yang melakukan benchmarking (perbandingan kinerja) best practice ke Kota Mangga ini. 

Rombongan yang diketuai Sekretaris Badan Pengelola Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat Dani Sudrajat dan Widyaiswara Yamin M Saleh dari Widyaiswara disambut oleh Sekda Johny Haryanto, yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tutang Heru Aribowo, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Rachma Deta Antariksa dan Sekretaris Dinas Kesehatan dr Siti Nurul Qomariah. 

Benchmarking ke best practice, deskripsi mata diklat  tersebut  adalah membekali peserta dengan kemampuan mengadopsi dan mengadaptasi keunggulan organisasi yang memiliki best practice dalam pengelolaan program melalui pembelajaran benchmarking. Keberhasilan peserta dinilai dari kemampuannya dalam mengadopsi atau mengadaptasi best practice. Lokus yang telah ditentukan sebagai benchmarking adalah BKSDM, Dinas Kesehatan, dan DLH setempat Kota Probolinggo. 

Dalam sambutannya, Sekda Johny menyampaikan, BKSDM Kota Probolinggo masih terus berbenah dan berusaha meningkatkan kompetensi pegawainya dalam berbagai aspek. Mulai dari pelayanan kepegawaian hingga menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bagi aparatur di lingkungan Pemkot Probolinggo. 

“Begitu pula di bidang kesehatan selalu mengupayakan pembangunan yang berwawasan kesehatan. Dalam pengelolaan lingkungan, pemkot bekerjasama dengan masyarakat dalam menjaga kebersihan kota, semua dibuktikan dengan diraihnya penghargaan sebagai Kota Sehat dan meraih Adipura sepuluh kali berturut-turut,” katanya dengan bangga. 

Sekretaris BPSDM Dani Sudrajat berharap, hasil benchmarking ini menjadi rujukan dan mengadopsi pelaksanaan pelayanan yang dilakukan Pemkot Probolinggo kepada masyarakat. “Dan sebagai upaya bekal tambahan peserta diklat sebagai tahap perbaikan proyek pembangunan pada SKPD, serta inovasi yang ada di Pemkot Probolinggo nantinya bisa diterapkan di instansi masing-masing,” terangnya. (malindabulgis/humas)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.