PAM Terpadu Kedopok Dukung Kelancaran Pemilu

Wali Kota Habib Hadi saat sambutan pada acara apel pengamanan terpadu menjelang pemilu 2019 (Foto: Welly/Humas dan Protokol)
image_pdfimage_print

KEDOPOK – Menjelang Pemilu 2019, Pengamanan (PAM) Terpadu Kecamatan Kedopok menggelar apel, Jumat (12/4) di halaman kantor Kecamatan Kedopok. Pada kesempatan itu, Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin berpesan kepada PAM terpadu tiga pilar untuk dapat menekan permasalahan yang terjadi di wilayahnya.

“PAM terpadu tiga pilar merupakan mata dan telinga yang paling dekat dengan masyarakat. Sekaligus menjadi sumber kenyamanan dan kedamaian di lingkungan masing-masing. Kita membutuhkan sinergitas tiga pilar untuk mendukung pemilu yang aman, damai dan bermartabat,” kata Habib Hadi.

Apel pagi itu dihadiri Camat Kedopok Imam Cahyadi, Kapolsek Wonoasih Sukatno dan Danramil Wonoasih Kapten Eko Saputro. Peserta apel terdiri dari anggota Sat Linmas, TNI dan Polri. Saat pemilu 17 April 2019 nanti, di Kecamatan Kedopok terdapat 89 TPS (tempat pemungutan suara) dengan 3699 pemilihyang tersebar di enam kelurahan. Yakni Kelurahan Jrebeng Lor, Jrebeng Wetan, Jrebeng kulon, Kareng Lor, Sumber Wetan dan Kedopok.

Habib Hadi berpesan, jika terjadi permasalahan gangguan kamtibmas dapat diselesaikan di level bawah dengan mengedepankan musyawarah dan kekeluargaan.

“Permasalahan yang muncul harus ditekan dengan cara selalu turun ke bawah, menjaga wilayah masing-masing. Saya yakin, Forum Komunikasi Kecamatan Kedopok bisa menerapkan hal tersebut,” jelas wali kota.

Dengan apel tiga pilar ini, lanjut Habib Hadi, dapat memantapkan komitmen bersama untuk mewujudkan pemilu damai. Hal ini penting dilakukan untuk mengantisipasi konflik secara dini baik di tingkat kota, kecamatan hingga kelurahan.

“Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, saling kompak bersama tiga pilar demi menjaga keamanan lingkungan yang semakin kondusif. Saya yakin, Kota Probolinggo bisa menyelenggarakan pemilu secara profesional,” imbuh Habib Hadi.

Wali kota juga mengingatkan, masyarakat tidak mudah ditunggangi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab yang memang ingin menciptakan kegaduhan di Kota Probolinggo.

“Terima kasih dan selamat bertugas. Semoga amal ibadah mendapat catatan dari Allah, apa kita lakukan bermanfaat fidunya wal akhirah,” tutur mantan anggota DPR RI ini. (famydecta/humas)

Para peserta apel mendengarkan pidato dan arahan wali kota (Foto: Welly/Humas dan Protokol)