Paham Teknologi, Mempercepat Pelayanan Masyarakat

Ketua RT dan RW se Kecamatan Kedopok mengikuti acara peningkatan kinerja RT dan RW (Foto: Welly/Humas dan Protokol)
image_pdfimage_print

KEDOPOK – Sebanyak 178 ketua RT dan RW di Kecamatan Kedopok bertatap muka dengan Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, Jumat (12/4) di pendapa kecamatan. Mereka penerima pencairan honorarium periode Januari dan Februari 2019.

Kegiatan peningkatan kinerja RT dan RW itu untuk meningkatkan peran serta ketua RT dan RW dalam pembangunan dan pengembangan kemitraan, serta pemberdayaan masyarakat.

“Sekaligus meningkatkan kompetensi SDM para ketua RT dan RW dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, penggerak gotong royong dan partisipasi masyarakat,” jelas Camat Kedopok, Imam Cahyadi.

Saat ini ada pemekaran RT dan RW baru di wilayah Kecamatan Kedopok, yang mulai ber-SK di bulan Maret. Jadi, mereka yang menerima honorarium ini adalah ketua RT dan RW yang lama dari enam kelurahan yang ada di kecamatan ini.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Habib Hadi mengingatkan kepada camat, lurah, RT dan RW serta pada dirinya sendiri, bahwa jabatan yang diamanahkan adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat. “Jadi tidak usah wat megawat (mentang-mentang). Kita ini mengabdi untuk masyarakat,” serunya.

Sesuai dengan visi misi wali kota, kata Habib Hadi, pihaknya ingin meningkatkan kesejahteraan ketua RT dan RW dari Rp 150 ribu per bulan menjadi Rp 180 per bulan. “Alhamdulillah, meski naik sedikit disyukuri. Tunjukkan kinerjanya, tunjukkan pengabdiannya. Insyaallah pemerintah akan memperhatikan,” imbuh wali kota.

Habib Hadi pun menegaskan kepada semua camat agar RT dan RW mengerti tentang teknologi, jangan sampai gaptek. Jika tidak paham teknologi akan melambatkan program pemerintah ke depan yang sudah dirancang. Misalnya, mempercepat laporan warga meninggal lebih cepat; pelayanan ke masyarakat juga lebih cepat.

“Pemerintah, camat, lurat RT dan RW harus mempunyai kesamaan persepsi dan harus satu komando dengan kepala daerahnya. Mau tidak mau kita adalah keluarga besar Pemerintah Kota Probolinggo. dukunglah semua program pemerintah demi kemaslahatan masyarakat,” pesan Habib Hadi, pagi itu. (famydecta/humas)

A total of 178 RT and RW leaders in Kedopok District met the Mayor of Probolinggo, Hadi Zainal Abidin, directly on Friday (12/4) at the district hall. They are the recipients of January and February 2019 honorarium disbursements.

The event was held to increase the participation of the heads of the RT and RW in the development of partnerships, as well as community empowerment.

“At the same time, increasing the competence of human resource of the heads of RT and RW in providing the best service to the community, activating mutual cooperation and community participation,” explained the Head of Kedopok District, Imam Cahyadi.

At present, there is a new division of RTs and RWs in the Kedopok District area, which will be legal in March. So, those who received this honorarium were the old RT and RW head from six villages in this district.

In the meeting, Mayor Habib Hadi reminded the district head, sub-district head, RT and RW, that the mandated position was a form of community service. “So there is no need for acting arbitrarily. We are serving the community,” he exclaimed.

In accordance with the mayor’s vision and mission, said Habib Hadi, he wanted to improve the welfare of the heads of RT and RW from Rp. 150 thousand per month to Rp. 180 per month. “Thank God, we should be grateful although it is just a small amount of rising. Show your performance, show service. God willing, the government will pay attention,” added the mayor.

Habib Hadi also stressed to all the district heads that RT and RW should understand technology, don’t be outdated to it. If you are not updated to technology, the government program that has been designed will be slowed down in the future. For example, the technology is useful in speeding up the reports of dead people; and other services to the community could be faster.

“The government, district heads, neighborhoods and neighborhood associations must have the same perception and must be in command with the head of the region. Inevitably we are a large family of the Probolinggo Municipality. Support all government programs for the benefit of society,” ordered Habib Hadi, that morning.