2.524 Personil Siap Amankan Pemilu 2019

Wali Kota Hadi Zainal Abidin didampingi Kapolresta AKBP Alfian Nurrizal dan Dandim 0820 Letkol Inf Imam Wibowo saat mengecek personil (Foto: Agus/Humas dan Protokol)
image_pdfimage_print

2.524 Personil Siap Amankan Pemilu 2019

MAYANGAN – Dua hari lagi, tepatnya Rabu, 17 April 2019 seluruh warga Indonesia akan menggunakan hak pilihnya untuk memilih Presiden-DPD-DPR RI-DPRD Provinsi dan DPRD kota/kabupaten. Di Kota Probolinggo, kesiapan pasukan pengamanan pemilu 2019 pun telah disiagakan dibawah komando Kapolresta AKBP Alfian Nurrizal.

Senin (15/4) pagi, bertempat di Alun-alun Kota Probolinggo digelar apel gelar pergeseran pasukan. Sebanyak 2.524 siap mengamankan jalannya pesta demokrasi ini. Pasukan pengamanan di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota antara lain Polri 371 personil, TNI 377 personil, Brimob 97 personil, Linmas 1300 personil. Di Kota Probolinggo terdapat 606 TPS.

Apel pagi itu diawali pembacaan Asmaul Husna oleh anggota Polres Probolinggo Kota, dilanjutkan pengecekan personil oleh Wali Kota Hadi Zainal Abidin didampingi Kapolresta AKBP Alfian Nurrizal dan Dandim 0820 Letkol Inf Imam Wibowo.

Bertindak sebagai pembina apel, Wali Kota Habib Hadi juga mengukuhkan Sat Linmas yang akan bertugas dalam pemilu dengan masa periode kerja 2019-2024. Pengukuhan tersebut sesuai dengan SK Wali Kota Probolinggo nomor 188.45/172/425.012/2019.

Habib Hadi juga menyematkan kartu anggota Sat Linmas kepada perwakilan secara simbolis. Kemudian penandatanganan berita acara bantuan pengamanan TPS (tempat pemungutan suara) dari wali kota dan dandim kepada kapolresta.

Wali Kota Habib Hadi menegaskan, dengan digelarnya apel pergeseran pasukan ini pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat, stakeholder, TNI dan Polri untuk mendukung pemilu berjalan lancar dan kondusif.

“Harapannya dapat memberikan keamanan, ketertiban dan kenyamanan bagi masyarakat untuk melaksanakan hak-hak politiknya tanpa ada kendala. Harus saling menjaga satu sama lain agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujar Habib Hadi.

Ia pun berharap sinergitas dapat terjalin antara pemerintah dan penyelenggara pemilu serta pihak keamanan. “Semoga hal yang tidak kita inginkan tidak akan muncul. Masyarakat Probolinggo sudah dewasa dengan adanya proses pilkada yang sudah dilalui, saya yakin seyakin-yakinnya akan kesiapan TNI-Polri, Kota Probolinggo akan kondusif,” harap Habib Hadi.

Sementara itu, Kapolresta AKBP Alfian Nurrizal mengungkapkan, secara teknis ia punya indeks kerawanan di masing-masing wilayah. Di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota, daerah rawan adalah Kelurahan Mayangan dan Gili Ketapang. Kendati demikian Kota Probolinggo sudah tidak masuk dalam zona merah. “Tidak ada zona merah. Saya pastikan masyarakat bisa dengan aman dan nyaman menyalurkan hak suaranya di TPS,” kata kapolresta.

Pemberlakukan pengamanan di Kelurahan Mayangan berbeda dengan TPS yang lain karena mengingat adanya kerawanan. Di Kelurahan Mayangan, 1 personil Polri mengamankan 1 TPS. Sedangkan di TPS yang tidak terindikasi rawan, 1 personil Polri menjaga 5 TPS. 1 SSK pasukan Brimob pun sudah disiapkan.

“Saya mengajak masyarakat menggunakan hak pilih pada pemilu 2019. Di masa tenang ini untuk tidak melakukan tindakan polarisasi dan provokasi. Silahkan gunakan hak pilihnya di TPS masing-masing,” katanya.

Pasukan pengamanan gabungan ini bertugas mulai 14 April hingga 19 April mendatang . “Namun sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan, jika perlu diperpanjang akan diperpanjang. Sampai kotak suara sampai di KPU itu sudah dianggap aman,” imbuh AKBP Alfian. (famydecta/humas)

Wali Kota Habib Hadi mengukuhkan Sat Linmas yang akan bertugas dalam pemilu 2019 (Foto: Agus/Humas dan Protokol)