Musrenbang Tajamkan Kualitas Pembangunan Daerah Musrenbang to get High Quality of Regional Development

image_pdfimage_print

 

Wali Kota Probolinggo Rukmini membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2017 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2018 yang digelar Bappeda dan Litbang, Rabu (29/3) di Puri Manggala Bhakti. 

Probolinggo mayor Rukmini opened the Development Planning Forum (Musrenbang) of 2016 in order to arrange 2018 city working plan (RKPD) which held by Regional Development Plan (Bappeda Litbang), at Puri Manggala Bhakti on Wednesday (29/3).

Kepala Bappeda & Litbang Budiono Wirawan menjelaskan, musrenbang RKPD ini untuk  memadukan perencanaan pembangunan 2018 antar stakeholder di Kota Probolinggo. sekaligus untuk mewujudkan koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan keterpaduan  antara rancangan Renja (rencana kerja) SKPD dan RKPD 2018. 

The head of Bappeda Litbang Budiono Wirawan explained that musrenbang is to combine all 2018 development plan among stakeholders, and also to coordinate and to syncronize the plan of working units and 2018 RKPD.

“Dalam musrenbang kali ini memaparkan RKPD yang merupakan urusan wajib pelayanan dasar, yaitu Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Dinas Sosial,” tutur Budi.  

“This time, it will explain on basic services, those are Educational agency, Health agency, Publik Work agency, Home and Settlement agency, and Social agency,” said Budi.

Gentur Prihantono, Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur mengatakan musrenbang RKPD merupakan tahapan yang harus dilalui dalam proses penyusunan dokumen perencananan tahunan RKPD untuk menyampaikan program – program kegiatan daerah.

Gentur Prihantono, expert staff of human resource on east java province government said Musrenbang is a step in a process arranging annual working plan to explain the regionnal programmes.

“Masukan seluruh pemangku kepentingan diharapkan pada forum Musrenbang ini mampu menajamkan kualitas pembangunan yang telah disusun oleh Pemerintah Daerah sehingga menghasilkan program yang efektif, efisien yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat di daerah,” ujarnya.

“Ideas from all stakeholders are welcome in this forum to make a high quality development  and an effective and efficient programme for the people,” he said.

Wali Kota Rukmini menyampaikan, musrenbang ini menyusun RKPD yang berpedoman pada RPJMD Kota Probolinggo Tahun 2015 – 2019, yang merupakan penjabaran dari visi misi wali kota dan wakil walikota.  Berdasarkan RPJMD Kota Probolinggo Tahun 2015 – 2019, Visi Kota Probolinggo adalah “ Probolinggo Kota Jasa Berwawsan Lingkungan Yang Maju, Sejahtera dan Berkeadilan”. Berkaitan dengan visi tersebut maka tema RKPD Tahun 2018 adalah Mencapai Kemandirian Masyarakat Kota Probolinggo Dengan Mendukung Pemerintahan yang Akuntabel dan Demokratis.

Mayor Rukmini said it is to arrange city working plan based on long term development plan (RPJMD) of 2015-2019, which contains of the explanation of vision and mission of regional leader. The vision of Probolinggo city is “Probolinggo is a Just Prosperous Enviromentally sound city. Related to the vision, the theme of 2018 RKPD is Reaching the People Independence by Supporting Accountably dan Democratics Government.”

“Saya juga berharap agar dalam melaksanakan pembangunan dibutuhkan kehati – hatian dalam pengerjaannya untuk menjaga kekondusifan Pemerintah Kota Probolinggo. Dan , hal yang ingin kami capai melalui musrenbang ini adalah dengan adanya akselerasi, adanya upaya – upaya percepatan dalam mencapai visi Kota Probolinggo,” tegasnya. 

“I hope that we could realize the development thoroughly for Probolinggo condusivity. Through Musrenbang, we could get some acceleration effort for reaching Probolinggo vision. 

Turut hadir pagi itu,  Ketua DPRD, Anggota Forum Komunikasi Kepala Daerah (FKPD), Sekda Johny Haryanto, para asisten, kepala SKPD, lurah di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo, Wakil Ketua TP PKK, Instansi Vertikal, serta peserta Musrenbang yang terdiri dari LPM, RT/RW.

Some officials attended such as the chairman of regional parliament, the member of FKPD, regional secretary Johny Haryanto, assistants, working unit heads and lurah of Probolinggo city, TP. PKK, vertical institution, and the Musrenbang participants consisting of LPM, RT/RW. 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.