Wali Kota-Wawali Tuntas Gunakan Hak Pilih

Wali Kota Habib Hadi menggunakan hak pilihnya di TPS 20, Kelurahan Ketapang.
image_pdfimage_print

KADEMANGAN–Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin dan Wawali Mochammad Soufis Subri memberikan hak suaranya pada pemilu 2019, Rabu ini (17/4). Keduanya mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) berbeda. Pemimpin Kota Probolinggo ini berharap hasil dari pemilu merupakan harapan dari masyarakat.

Sekira pukul 07.15 Wali Kota Habib Hadi menuju ke TPS 20 RT 5 RW 2 di Kelurahan Ketapang, tidak jauh dari tempatnya tinggal di Pondok Riyadlus Sholihin. Menggunakan kemeja putih dan celana hitam, Habib Hadi mencoblos didampingi sang istri, Aminah Al Hadad dan ibunya Maimoenah. Di TPS 20 terdapat 246 DPT (Daftar Pemilih Tetap).

Kedatangan Habib Hadi –sebutan akrab wali kota- disambut Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan warga yang tengah mengantre kala itu. Tidak ada perlakukan khusus, wali kota ikut mengantre sesuai dengan prosedur yang ada.

Setelah mencoblos bersama sang istri dan ibunya, Habib Hadi pun mengungkapkan kesannya selama di dalam bilik suara. Ya, pemilu 2019 memang momen yang luar biasa. Karena setiap warga harus memilih sebanyak lima kali. Yaitu, memilih Presiden dan Wakil Presiden; DPD RI; DPR RI; DPRD provinsi dan DPRD kota/kabupaten.

Wali kota mengaku kesulitan saat melipat surat suara yang lebar. “Proses (melipat kembali) ini yang mungkin menjadi hambatan di pelosok-pelosok, memakan waktu yang lumayan panjang. Membukanya agak lebar, tadi ya sekitar 1 sampai 2 menit,” kesannya.

Oleh karenanya, keputusan KPU yang membuka pendaftaran sampai pukul 13.00 sudah sangat sesuai. Artinya, warga yang sudah mendaftar sebelum pukul 13.00 tetap bisa dilayani.

Soal TPS, Habib Hadi mengatakan sudah bagus dan representatif. “TPS bagus, tidak ada kendala. Masalahnya hanya di pelipatan saja,” katanya kepada sejumlah awak media.

Melalui hajat demokrasi 5 tahunan hendaknya masyarakat memanfaatkan momentum ini untuk memilih pemimpin bangsa.

Wawali Subri memasukkan surat suara yang telah dicoblos ke dalam kotak suara di TPS 22 Kelurahan Jati. (Foto: Rizal Al Karimi/Humas dan Protokol)

Sementara itu, Wawali Subri bersama istrinya Diah Kristanti Subri dan putrinya nyoblos di TPS 22 RT 5 RW 3 Kelurahan Jati sekitar pukul 08.30. Pagi itu, Subri berkemeja warna gelap, tidak seragam dengan wali kota. Ada 300 DPT di TPS tersebut.

“Meskipun harus antre sama halnya dengan warga biasa, tapi saya bersyukur pelaksanaan pemungutan suara berjalan aman dan lancar,” ujar Subri.

Sekitar pukul 09.30 Wali Kota Habib Hadi berkeliling ke sejumlah TPS untuk memastikan pemilu berjalan lancar. Nantinya, wali kota bersama forkopimda (forum koordinasi pemimpin daerah) juga akan memantau pelaksanaan pemilu pada pukul 12.00 (famydecta/humas)