Ustad YM Ajak Masyarakat Mengaji dan Mengkaji Al Quran

Ustad Yusuf Mansur saat memberikan tausiah di pengajian akbar dalam rangka memperingati Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan menyambut bulan Ramadhan 1440 Hijriah (Foto: Welly/Humas dan Protokol)
image_pdfimage_print

Kanigaran-Kegiatan pendidikan dan keagamaan adalah salah satu ranah penting dalam membentuk sdm (sumber daya manusia) yang berkualitas. Peningkatan sdm ini berdampak pada meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat. Sejalan dengan misi Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo yang mempunyai komitmen kebijakan yang pro kesejahteraan rakyat.  Ini juga menjadi salah satu dari sepuluh program prioritas Walikota

Berkaitan dengan hal tersebut, Minggu (21/4) malam, Pemkot menggelar pengajian akbar dalam rangka memperingati Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan menyambut bulan Ramadhan 1440 Hijriah. Acara tersebut diselenggarakan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di depan Kantor Wali Kota Probolinggo.

Seperti yang dijelaskan oleh Paeni Effendi, Staf Ahli Wali Kota Bagian pemerintahan, hukum dan politik, sekaligus panitia penyelenggara, acara ini digelar dalam rangka mendukung dan memotivasi kelompok-kelompok masyarakat yang ingin melakukan kegiatan keagamaan. “Pemerintah mendukung, memfasilitasi dan mendorong semuanya supaya tercipta kehidupan beragama yang bergairah, berakhlakul karimah, ibadah rajin dan kerukunan antar agama pun terjamin”, ujar Paeni.

Rangkaian kegiatan dimulai pada jam 13.00 WIB dengan agenda khotmil Qur’an yang dilaksanakan oleh kelompok santri Rumah Tahfidz Kota/Kab Probolinggo. Dilanjut sore harinya usai solat ashar dengan prosesi wisuda khotmil Qur’an yang keempat, yang diselenggarakan oleh Rumah Tahfidz. Malam harinya baru digelar acara peringatan dengan tausyiah dari  Ustad Yusuf Mansur pengasuh Pondok Pesantren Darul Quran Jakarta.

“Di dalam acara ini pula, diberikan bantuan oleh Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, dari pos Baznas (Badan amil zakat nasional) Kota Probolinggo sebanyak 1.500 yang tediri dari fakir miskin, dhuafa dan anak yatim piatu di setiap kelurahan se-Kota Probolinggo,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Habib Hadi mengimbau agar pelaksanaan ibadah di bulan suci Ramadhan nanti tercipta situasi yang kondusif, aman dan tertib. “Saya memerintahkan kepada masyarakat, pertama, menjaga niat yang bersih memperbanyak ibadah dan sopan santun selama bulan ramadhan. Kedua, meningkatkan ukhuwah islamiyah dan tolerasi kerukunan hidup umat beragama secara harmonis dan bermartabat. Khusus pengelola jasa hiburan malam supaya ditutup selama sebulan penuh, dari 1 Ramadhan sampai dengan 1 Syawal,” tegasnya.

Usai Habib Hadi sambutan, acara dilanjutkan dengan shalawat dan taklim oleh Syubabbanul Muslimin yang dipimpin oleh KH. Hafidzul Hakim Noer dari Kalikajar-Paiton-Kabupaten Probolinggo. Disambung dengan ceramah Ustad YM sapaan akrab Yusuf Mansur, yang mengkaji tentang pentingnya mencintai ilmu.

“Perjalanan Isra’ Mi’raj ini adalah perjalanan ilmu. Ilmu-lah yang menuntun kepada cahaya dan masa depan yang lebih baik. Ilmu itu mempelajari kejadian yang terjadi dalam kehidupan, dengan Ilmu inilah kita akan menguasai yang kita kuasai,” terangnya.

Malam itu, Ustad YM mengajak seluruh hadirin yang hadir dengan mengaji dan mengkaji bersama Al-Qur’an surah Qaf ayat 6-10. Acara tersebut, kontan menarik antusias masyarakat Kota Probolinggo untuk hadir mengikuti pengajian dan shalawat bersama. Hal itu terlihat, Jl Panglima Sudirman mulai dari depan Kantor Sat Pol PP sampai dengan depan kantor Wali Kota dipenuhi masyarakat. (Malinda/Humas)

Ribuan jamaah mengikuti pengajian akbar dalam rangka memperingati Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan menyambut bulan Ramadhan 1440 Hijriah di hal. Kantor Pemkot Probolinggo (Foto: Welly/Humas dan Protokol)