Peserta BPJS Kota Probolinggo Mencapai 74 Persen 

image_pdfimage_print

 

Wali Kota Probolinggo Rukmini mengharapkan seluruh masyarakat di kota ini dapat mengikuti BPJS kesehatan. Hal itu disampaikan saat rapat forum komunikasi, Jum’at (7/4) BPJS  Cabang Pasuruan. Rapat itu dihadiri Sekda Johny Haryanto, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pasuruan Debbie Nianta Musigiasari serta Kepala Dinas Sosial Moh Maskur. 

“Sebaiknya seluruh masyarakat Kota Probolinggo ikut kepesertaan BPJS Kesehatan, tidak hanya tenaga kerja dan PNS. Kita akan lihat nanti jumlah masyarakat Kota Probolinggo yang sudah ikut BPJS Kesehatan berapa orang. Nanti bagi masyarakat miskin juga akan diperhatikan,” ujar Rukmini.

Sementara itu, Debbie Nianta mengungkapkan, peserta BPJS Kesehatan di Kota Probolinggo tertinggi di atas rata-rata. “Peserta BPJS Kesehatan di Kota Probolinggo mencapai 177.171 atau 74,14 persen dari jumlah penduduk 238.963. Jumlah tersebut sudah di atas rata-rata nasional. Sementara, untuk tiga Kabupaten/Kota yang berada di bawah naungan BPJS Kesehatan Cabang Pasuruan masih berada di kisaran 50 sampai 60 persen,” ungkapnya. 

Debbi menambahkan, BPJS membuka pendaftaran dropbox di kecamatan. “Kami akan buka di kecamatan. Pendaftaran melalui PPOB (Bank Mitra), dan bisa melalui call center 1500 400 sehingga masyarakat tidak Perlu datang ke kantor BPJS, “ ujarnya.  

Dengan dibentuknya Forum Komunikasi BPJS Kesehatan ini diharapkan dapat mencapai komunikasi yang baik dengan para pemangku kepentingan utama terkait pelaksanaan program BPJS kesehatan. Meliputi penyampaian saran, gagasan, pemecahan masalah serta perumusan rencana kerja yang strategis. 

Tercapainya pemahaman yang sama dalam mendukung tiga aspek penting, yaitu perluasan cakupan kepesertaan, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan serta penegakan regulasi. Terwujudnya partisipasi pemerintah daerah dalam mendukung sosialisasi dan fasilitas pendaftaran peserta program JKN-KIS demi tercapainya Universal Health Coverage. (soni/humas)

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.