Para Tim Penggerak PKK dan Taman Posyandu saat mengikuti sosialisaasi penanganan arsip keluarga (Foto : Agus/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

Kanigaran – Dalam penyelenggaraan tata kearsipan dengan baik guna perlindungan dan pengamanan dokumen kearsipan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Probolinggo menggelar sosialisasi penanganan arsip keluarga bagi Tim Penggerak PKK dan Taman Posyandu di Lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo di Sabha Bina Praja, Jum’at (3/5).

Sosialisasi dibuka secara langsung oleh Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, pada kesempatan hadir juga Asisten Adminnistrasi Umum , Kepala Arsip dan Perpustakaan, Wakil Ketua TP PKK dan seluruh pengurus TP PKK serta pengurus Taman Posyandu se Kota Probolinggo.

Kepala arsip dan perpustakaan Sariadi melaporkan, tujuan sosialisasi untuk memberikan pemahaman, sekaligus praktek atau implementasi tata cara mengelola arsip keluarga bagi ibu-ibu TP PKK dan pengurus Taman Posyandu se Kota Probolinggo.

“Adapun tujuannya adalah meningkatkan pemahaman penanganan arsip keluarga dan pengaruhnya terhadap tertib kearsipan bagi masyarakat Kota Probolinggo serta mewujudkan peningkatan kepedulian masyarakat tentang arti penting kearsipan,”kata Sariadi.

Wali Kota Probolinggo mengatakan, arsip keluarga itu sangat penting bagi seluruh masyarakat, terutama untuk menyimpan berkas-berkas penting keluarga seperti akta, kartu keluarga dan yang paling penting adalah buku nikah.

“Maka dengan sosialisasi ini sangat tepat bisa menjadi wadah  untuk menyambungkan kepada masyarakat, informasi-informasi nanti apa yang disampaikan oleh narasumber bahwasanya arsip seakan-akan tidak penting padahal arsip itu sangat penting,” kata Habib Hadi.

Wali Kota juga menghimbau kepada OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo untuk bersama-sama mendukung tertib arsip masyarakat, melalui lingkup terkecil yaitu keluarga agar masyarakat Kota Probolinggo lebih memahami arti penting dan kegunaan arsip dalam kehidupan sehari-hari, yang nantinya akan berdampak pada kelancaran administrasi dalam kehidupan berbangsa bernegara. (soni/humas)

Organizing record management is to protect and to secure the documents well. The agency of Archives and Library of Probolinggo city held socialization in handling of family archives for PKK cadres and Taman Posyandu cadres of Probolinggo city at Sabha Bina Praja, on Friday (3/5).

It is opened by Probolinggo mayor Hadi Zainal Abidin and accompanied by assistant of genral administrative affairs, the head of archive and library agency, vice chairman of TP PKK and all board of TP PKK and Taman Posyandu of Probolinggo city.

The head of Archives and Library agency, Sariadi said it is to give understanding, and learn how to implement the management of family archives for PKK and Taman Posyandu cadres of Probolinggo city.

 “It aims to improve the understanding how to handle family archives and its influence on making archives orderly for people of Probolinggo city, and also to improve the awareness of people on how importance the archives are,” said Sariadi.

Probolinggo mayor said family archive is very important for all people especially for keeping important archives such as acts, family card, and the most important is marriage certificate.

 “So it is so right to show the people, all kinds of information, as if it is not important, but it is very valuable thing,” said Habib Hadi.

The mayor suggest to all related OPD (working units) of Probolinggo city government to support the orderliness of community archives, start at smallest part that is family, in order to make Probolinggo people to understand how important the archives in their daily life. And it would have an impact for administrative affairs.