Studi Smart City, Pemkab Jembrana Kunjungi Pemkot Probolinggo

Di sela-sela kunjungannya Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan memberikan cindra mata kepada Wakil Wali Kota Probolinggo Soufis Subri (Foto: Rizal Al Karimi / Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

Kanigaran- Kota Probolinggo termasuk salah satu kota yang terpilih dan dinyatakan siap melaksanakan smart city, dari 50 kabupaten/kota di Indonesia pada tahun 2018. Smart city merupakan penerapan konsep kota cerdas dengan pemanfaatan teknologi dan komunikasi untuk mewujudkan pelayanan masyarakat lebih baik.

Konsep smart city ini juga akan meningkatkan partisipasi masyarakat dan pemerintah dalam memanfaatkan data, aplikasi, memberikan masukan maupun kritikan secara mudah. Karena itulah, menjadi salah satu alasan Pemerintah Kabupaten Jembrana, Bali datang ke Kota Probolinggo untuk belajar tentang IT (Iinformasi Teknologi) yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Probolinggo.

Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan dan jajarannya, diterima Pemkot Probolinggo pada Jumat, (3/5), di ruang Command Center oleh Wakil Wali Kota Probolinggo Muhammad Soufis Subri. Wabup I Made begitu sapaan akrabnya menuturkan, Ia dan rombongan sengaja belajar IT di Kabupaten/Kota yang ada di Jawa.

Kabupaten Jembrana baru akan memulai menggunakan IT. Karenanya, Ia masih percaya terhadap orang tua yang mengajarkan, bila ingin menuntut ilmu pergilah ke arah barat. “Karena ajaran tersebut masih kami percaya sampai saat ini, maka kami belajar ke tanah jawa, salah satunya di Kota Probolinggo ini. Untuk itu, kami datang kesini lebih khusus untuk belajar tentang data. Kami yakin sepulang dari sini, banyak ilmu yang akan kami bawa pulang,” terangnya.

Wawali menyampaikan bahwa pemkot Probolinggo, masih terus belajar dan mengembangkan penerapan teknologi dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. “Kita sama-sama sebagai aparatur yang menjadi pelayanan masyarakat, pasti masih banyak kekurangan di sana sini yang perlu terus diperbaiki,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Probolinggo juga sedang menyiapkan aplikasi android “View Probolinggo” dan Integrasi PDE (Pengelolaan Data Elektronik), sebagai aplikasi yang mengintegrasikan seluruh informasi dan layanan publik di Kota Probolinggo. (Malinda/Humas)

Probolinggo City is one of the cities chosen and declared to be ready to implement a smart city, from 50 regencies/cities in Indonesia in 2018. Smart city is the application of the concept of smart cities with the use of technology and communication to create better community service.

The concept of smart city will also increase public and government participation in utilizing data, applications, and providing easy input and criticism. This is one of the reasons that Jembrana Regency, Bali, to come to Probolinggo City to learn about IT (Information Technology) the Probolinggo Municipality has.

Jembrana Vice Regent, I Made Kembang Hartawan and his staff, was received by Probolinggo Vice Mayor, Muhammad Soufis Subri on Friday (3/5), in the Command Center room. Vice Regent I Made said, he and his group intentionally studied IT in the regencies/cities in Java.

Jembrana Regency is just about to start using IT. Therefore, he still believes in the old saying that if you want to have the knowledge, then go to the west. “Because we still believe this saying to date, we study in Java, one of which is in Probolinggo City. For this reason, we have come here more specifically to learn about data. We are sure that after returning from here, we will bring a lot of knowledge back home,” he explained.

Vice Mayor said that Probolinggo municipality still continued to learn and develop technology applications in providing the best service to the community. “We are both as apparatuses who are serving the community. We still have many shortcomings on certain things that need to be continually improved,” he said.

Probolinggo Municipality is also preparing an Android application “View Probolinggo” and PDE Integration (Electronic Data Management), as an application that integrates all information and public services in the city.