Geliatkan Ekonomi, Libatkan Ratusan UMKM di Kampung Ramadan

Wali Kota Habib Hadi di dampingi Wakil Wali Kota Soufis Subri dan Kepala DKUPP mengunjungi salah satu stand pasar ramadhan (Foto: Welly/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

MAYANGAN–Menyambut bulan suci Ramadan, Pemerintah Kota Probolinggo kembali menggelar bazar Ramadan. Tahun ini, bazar Ramadan dikemas dalam kampung Ramadan, hasil kerja bareng dengan Jawa Pos Televisi (JTV). Sebanyak 175 UMKM dan ratusan pelaku usaha terlibat dalam kegiatan ini.

Sabtu (4/5) malam, kampung Ramadan ini secara resmi dibuka Wali Kota Hadi Zainal Abidin di Alun-alun Kota Probolinggo. Ya, jika biasanya tiap tahun bazar Ramadan ada di sisi luar Alun-alun (sebelah utara), sekarang semua difasilitasi di dalam Alun-alun.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Gatot Wahyudi menyatakan, kampung Ramadan diselenggarakan sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kota Probolinggo dalam menyambut bulan Suci Ramadan.

“Kampung Ramadan ini juga untuk membantu memudahkan masyarakat mendapatkan menu buka puasa yang penuh keberagaman dalam suasana silaturahmi. Dan, meningkatkan kecintaan anak-anak pada budaya lokal dalam nuansa keagamaan. Tentunya, yang penting juga untuk meningkatkan pendapatan UMKM,” jelasnya.

Kampung Ramadan ini berlangsung mulai 4 sampai 26 Mei 2019. Sedangkan bazar yang ada di dalamnya mulai berjualan 4 Mei sampai 1 Juni 2019. Kampung Ramadan juga diisi hiburan dan berbagai lomba berbasis religi, jam dibuka pukul 15.00 kemudian istirahat pada saat berbuka puasa hingga salat Tarawih baru lanjut hiburan.

Pembukaan kampung Ramadan dihadiri juga Direktur PT Jawa Pos Media Televisi Imam Syafi’i. Ini adalah kali pertama JTV mengandeng Kota Probolinggo membuat kampung Ramadan. Ia berharap, event ini bukan pertama dan yang terakhir.

“Kampung Ramadan sebagai forum silaturahmi masyarakat Kota Probolinggo, pedagang-pembeli, pelaku usaha, UMKM, kuliner dan lain sebagainya. Dari kegiatan ini kami pun berharap bisa menggairahkan pertumbuhan ekonomi di daerah,” ujar Imam Syafi’i saat sambutan.

Di awali silaturahmi, Imam Syafi’i ingin ke depan antara Pemkot Probolinggo-JTV ada kolaborasi. Kampung Ramadan di Kota Probolinggo dibuat agak lama dibanding daerah lain. Dengan lamanya pelaksanaan diharapkan transaksi yang terjadi pun semakin banyak pula.
Imam sempat kaget dengan hiburan kesenian yang ditampilkan di pembukaan kampung Ramadan. Yaitu, tampilan seni tradisional yang dibawakan siswa SMAN 4 Kota Probolinggo binaan Sanggar Bina Tari Bayu Kencana (BTBK).

“Jujur saya kaget, karena masih ada anak muda yang mau berkesenian lokal dan tidak sibuk dengan medsos (media sosial) dan gadget-nya. Ini bukti anak-anak Kota Probolinggo peduli dengan kesenian daerah,” tutur Imam lagi.

Apa yang disampaikan Direktur JTV pun ditanggapi oleh Wali Kota Habib Hadi. “Kerja sama bukan kegiatan ini saja, tapi bisa kegiatan lain yang melibatkan Pemkot Probolinggo, kami akan terbuka. Angkat juga tentang potensi lokal karena anak-anak kami di tingkat SD sampai SMA sudah dibekali seperti kesenian yang Bapak lihat tadi,” balas Habib Hadi, saat tiba waktunya ia memberikan sambutan.

Habib Hadi menjelaskan, tahun sebelumnya Pemkot Probolinggo melalui DKUPP masih menyelenggarakan bazar Ramadan sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam persiapan berbuka puasa dan makan sahur. Serta memberdayakan UMKM, dengan harapan pendapatan mereka meningkat di bulan Ramadan sampai menjelang lebaran.

Tahun ini pemerintah berupaya meningkatkan kegiatan tersebut supaya lebih bermakna dengan menghiasi hari-hari menjelang berbuka dengan kegiatan lomba keagamaan sekaligus meningkatkan kecintaan anak-anak terhadap kegiatan-kegiatan keagamaan.

“Setelah ibadah salat Tarawih, kita manfaatkan juga dengan kegiatan-legiatan keagamaan lainnya. Sehingga suasana malam hari di Alun-alun selama Ramadan tahun ini akan penuh dengan nuansa keagamaan, dzikir dan sholawat,” jelas Habib Hadi, malam itu.

Pada kesempatan itu, Habib Hadi mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Kota Probolinggo untuk senantiasa tetap menjaga situasi yang kondusif, saling toleransi dan memperbanyak amalan-amalan ibadah. Ramaikan masjid-masjid dan selalu memenuhi qalbu dengan dzikir dan sholawat.

“Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1440 H. Semoga amal ibadah dan puasa kita nantinya akan diterima oleh Allah SWT. Amin. Di bulan suci ini mari kita tingkatkan keimanan, ketaqwaan, kesabaran serta lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT,” pesannya.

Pembukaan kampung Ramadan juga dihadiri Ketua TP PKK Aminah Hadi Zainal Abidin, Wawali Mochammad Soufis Subri bersama istri, anggota Forkopimda dan sejumlah pejabat. Pembukaan event tersebut ditandai dengan pemukulan rebana. Di kampung Ramadan bakal digelar lomba dai ciik, fashion show, lomba musik islami (patrol dan al banjari). (famydecta/humas)