Bayarlah Pajak Sebelum Jatuh Tempo

image_pdfimage_print

 

Pajak bumi dan bangunan merupakan pajak daerah yang mengena pada seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang status sosial ataupun profesi. Masyarakat berkewajiban untuk melunasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) atas tanah atau bangunan yang dimiliki maupun dimanfaatkannya. 

Rabu (26/4) Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) menggelar Pekan Panutan Pelunasan PBB tahun 2017 di halaman kantor wali kota. Acara pagi itu dihadiri Sekda Johny Haryanto, Pimpinan Bank Jatim Probolinggo Muchlison, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, pengusaha, notaris dan Wajib Pajak (WP). 

“Pembayaran ini (pajak) merupakan penerimaan daerah dari sektor PBB. Pekan panutan untuk meneladani masyarakat agar membayar pajak sebelum jatuh tempo. Pembayaran pajak tepat waktu untuk penyelenggaraan pembangunan di Kota Probolinggo,” ujar Kepala BPPKAD Agus Hartadi. 

Agus Hartadi menyampaikan, sebelum pekan panutan dilaksanakan ada beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan BPPKAD untuk mendorong masyarakat agar melunasi PBB. Di antaranya pengumuman melalui media sosial, pembagian stiker di pinggir jalan, rekonsiliasi bersama bank dan pemungut pajak. 

Sekda Johny yang mewakili wali kota mengatakan, pelunasan PBB merupakan kewajiban masyarakat. Sejak tahun 2013 PBB menjadi komponen yang punya banyak distribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Pemkot Probolinggo terus berupaya dalam rangka mengoptimalisasikan potensi PAD dari sektor PBB, baik dari sisi ekstensifikasi berupa pendataan obyek pajak baru di seluruh wilayah Kota Probolinggo maupun sisi intensifikasi berupa pemutakhiran data subyek dan obyek pajak, serta verifikasi piutang PBB aktif untuk memilah obyek pajak yang masih dapat atau tidak dapat ditagihkan pajaknya. 

“Tahun 2017 target PBB Kota Probolinggo Rp 6,7 M dan saat ini realisasinya mencapai 16,9 persen hingga bulan Maret. Terimakasih atas peran serta masyarakat dan stakeholder dalam mendukung pembangunan Kota Probolinggo dengan melunasi PBB. PBB ini harus dilunasi karena hutang. Tertib membayar sebelum jatuh tempo itu lebih baik,” terang Sekda Johny yang bakal pensiun 1 Mei mendatang. 

Pekan panutan itu diakhiri dengan peninjauan stand pembayaran PBB oleh Sekda Johny bersama sejumlah pejabat. Untuk menarik animo masyarakat, BPPKAD menyediakan doorprize khusus bagi WP yang melunasi PBB pada hari itu (26/4). WP bisa mendapat hadiah tanpa minimal pelunasan. Sejumlah pegawai di lingkungan Pemkot Probolinggo pun tak ingin ketinggalan memanfaatkan momen tersebut untuk melunasi PBB0-nya. (famydecta/humas)

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.