Percepat Pendidikan Merata dan Berkualitas

image_pdfimage_print

Pemerintah Kota Probolinggo menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diselenggarakan di Alun-alun Kota Probolinggo, 2 Mei. Diikuti oleh perwakilan dari sekolah se-kota Probolinggo dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), upacara berlangsung khidmat. Kegiatan ini diawali dengan pertunjukan tarian Jaran Bodhag oleh guru dan murid TK/RA se-kota Probolinggo sebanyak 1.500 orang. 

Tema yang diambil untuk peringatan Hardiknas kali ini adalah ”Percepat Pendidikan Yang Merata Dan Berkualitas”. Tema ini diambil terkait erat dengan fenomena dunia yang berubah sangat cepat dan menuntut kualitas semakin tinggi. Dalam kegiatan ini, Wali Kota Probolinggo Rukmini membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy. 

“Atas nama pemerintah, izinkanlah saya menyampaikan penghargaan dan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh insan pendidikan di tanah air. Mereka adalah yang telah mengabdi dan berkorban demi kemajuan pendidikan,” katanya. Dia juga menambahkan meskipun masih banyak masalah dan ketidakpuasan, justru semakin melipatgandakan energi, kehendak, dan ikhtiar untuk menemukan terobosan-terobosan baru. 

Upacara kali ini juga untuk memperingati Hari Otonomi Daerah yang ke-XXI yang biasanya diperingati pada tanggal 25 April tiap tahunnya. “Peringatan Hari Otonomi Daerah yang kita laksanakan setiap tahun merupakan momentum untuk mengevaluasi perkembangan kinerja pelaksanaan otonomi daerah pada masing-masing daerah otonom. Setiap pemerintah daerah harus senantiasa berupaya untuk meningkatkan kinerja yang telah dicapai, seraya mengatasi berbagai hambatan dalam pelaksanaan otonomi daerah,” kata Rukmini. 

Dia juga mengatakan bahwa saat ini Kementerian Dalam Negeri sedang mengembangkan “Program Smart City atau Kota Pintar” untuk mendorong setiap pemerintah daerah agar mengembangkan electronic-government dalam pelayanan publik. 

“Program ini untuk mendorong setiap pemda kota memprioritas program pembangunan pada sektor tertentu sesuai dengan karakteristik daerah dan kebutuhan masyarakat yang berbasis electronic-government,” tambahnya. (hariyantiagustina/humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published.