Latih UKM Promosikan Produk Melalui Medsos Promote SMEs Product via Social Media

image_pdfimage_print

 

Salah satu kunci kesuksesan suatu usaha adalah bagaimana mempromosikan produk yang di jual atau ditawarkan. Tanpa promosi, produk akan sulit terjual dan bisnis akan otomatis merugi. Untuk itulah Kamar dagang dan Industri (KADIN) Kota Probolinggo bersama Yayasan Danamon Peduli mengajak para UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) setempat belajar memperluas jaringan pemasaran menggunakan jejaring atau social media yang  dikenal lebih praktis. 

 One way to success is how to promote the products or it will difficult to find consumers. So, the chamber of trade and commerce (Kadin) of Probolinggo city along with Danamon Peduli foundation gives lesson for SMEs to introduce their products by using social media.

“Saat ini era-nya menggunakan media sosial. Model pemasaran menggunakan jalur dunia maya seperti media sosial ini jauh lebih praktis dan murah. Banyak pelaku UMKM yang produknya sudah bagus tapi menjualnya yang masih kebingungan. Hal seperti ini sering kami dengar, untuk itu kami memberikan pelatihan hari ini. semoga dengan pelatihan ini, bapak ibu bisa menerapkannya sehingga omzet bapak ibu sekalian bisa lebih dari biasanya,”  kata Agus Tri Wahyuono, Manager Program Yayasan Danamon Peduli.

 “It’s time social media era. It will more practical and cheaper using social media to promote products. Many SMEs which have good products but they do not know how to sell it. We’ve heard it alot. So, we made this training to help you to promote your products so the omzet will be more than usual,” said Agus Tri Wahyuono, the programme manager of Danamon Peduli foundation.

Hal yang sama diungkapkan Ketua KADIN Kota Probolinggo, Indi Eko Januarto. “Media sosial online atau internet marketing menjadi salah satu strategi atau prioritas dalam pelaksanaan pemasaran produk-produk UMKM di wilayah Kota Probolinggo. Saya juga baca, bagaimana Presiden kita untuk meningkatkan elektabiltas dan popularitas menjelang pemilu membuat Vlog, instagram, twitter. Saya berkeyakinan bahwa di tahun-tahun mendatang media socsal akan menjadi prioritas dalam pemasaran produk- produk Indonesia, “ kata Indi.

 It is also said by the chairman of Probolinggo Kadin, Indi Eko yanuarto. “E-marketing is one of strategy to promote SMEs products. I have also read our president used social media such as vlog, instagram to increase the vote before election. I am sure social media is the priority media to promote Indonesian products in the future,” said Indi.

Untuk melatih sekitar 40 pelaku UKM yang diundang dalam acara tersebut, panitia mendatangkan  Digital Agency Canisnfelies. Pelatihan ini digelar di Sabha Bina Praja, Rabu (3/5). Melalui pelatihan ini, pelaku UKM diberikan ilmun seperti strategi meng-upload produk serta membaca peluang memasarkan barang di jam efektif. 

There are 40 SMEs to train this time and Digital Agency Canisnfelies as the speaker. It is held at Sabha Bina Praja on Wednesday (3/5). This time, SMEs acknowledged on startegy to upload their products and see an opportunity to sell the products in an effetive time.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.