Deteksi Dini Kanker Serviks Need Early Detection for Cervical Cancer

image_pdfimage_print

Kanker Serviks  atau kanker leher rahim adalah dimana terjadinya pertumbuhan sel yang tidak normal / terus menerus dan tak terkendali, dapat merusak jaringan sekitarnya serta dapat menjalar ke tempat yang jauh dari asalnya. Kanker serviks merupakan penyebab kematian pada perempuan di dunia, dan menempati posisi kedua. Karena rendahnya cakupan screening, maka perlu dilakukan sosialisasi atau penyuluhan tentang kanker serviks dan deteksi dini.

Cervical cancer is an abnormal cell growth uncontrollably which could damage its area and far away from its start. Cervical cancer is the second highest cause of death in woman because there are lack of knowledge. It needs some conselling on cervical cancer and its early detection.

Menyikapi Penanganan Penyakit ini Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Kesehatan setempat melaksanakan Kegiatan Seminar Sehari Kanker pada Wanita, yang dibuka oleh Plt. Sekda Ahmad Sudiyanto, Jum’at, (5/5) di gedung Puri Manggala Bakti. 

To face this disease, Probolinggo city government through Health Agency held A day with women cancer, opened by the acting of regional secretary Ahmad Sudiyanto on Friday (5/5) at Puri Manggala Bhakti hall.

Kepala UPT Puskesmas Wonoasih Nurul Hasanah Hidayati menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan informasi dan edukasi yang lengkap kepada masyarakat tentang bahaya kanker serviks pada wanita. Serta meningkatkan cakupan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan Inspeculo Visual Asetat (IVA) sebagai pencegahan terjadinya kanker serviks pada wanita usia subur di kota ini. 

The head of Kanigaran puskesmas (community health center) Nurul Hasanah Hidayati explained that it aims to give information and education for the people on how dangerous the cervical cancer. It also aims to increase the number of woman who get early detection through Inspeculo Visual Asetat (IVA) test as the preventive action for cervical cancer on productive women.

Plt. Sekda Ahmad Sudiyanto menyampaikan untuk menurunkan kematian yang dapat dicegah dengan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang kanker, dan mendorong lintas sektor lainnya di luar bidang kesehatan serta individu dan masyarakat di Kota Probolinggo untuk berperan aktif dalam mencegah kanker pada wanita.

The acting of regional secretary Ahmad Sudiyanto said the the cancer could be prevented by increasing the awareness and knowledge on cancer, asking all stakeholders to be involved actively for preventing the cancer.

Ia juga mengimbau untuk para peserta seminar agar nantinya bisa segera membagikan pengetahuannya yang didapat dari seminar ini kepada orang – orang sekitarnya agar segera mungkin dapat melakukan pendeteksian kanker. 

He also asked for the participants to share their lnowledge to others and to get early detection of cancer.

“Saya menyampaikan rasa terima kasih atas upaya – upaya yang telah dilakukan oleh berbagai pihak guna meningkatkan taraf kesehatan bagi warga Kota Probolinggo,” ujarnya. Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Dinkes Provinsi Jatim, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Dharma Wanita Persatuan (DWP), TP PKK. 

“I thanked for the efforts having done by many elements to increase health level of Probolinggo people,” he said. This event is also attended by the head of health agency of east java province, representatives of working units, dharma wanita and TP. PKK.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.