Wali Kota Ingin Kadin Bersinergi 

image_pdfimage_print

 

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattalitti melantik Dewan Pertimbangan dan Dewan Pengurus Kadin Kota Probolinggo periode 2016-2021, Jum’at (5/5). Pada kesempatan pelantikan yang digelar di halaman Museum Probolinggo itu, juga diadakan festival olahan buah mangga serta pameran Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM). Sebelum melantik, La Nyalla mendampingi Wali Kota Probolinggo Rukmini meninjau stan pameran dan festival. 

Dalam kesempatan itu, La Nyalla meminta pemangku kepentingan mendukung dunia usaha. “Untuk meningkatkan daya saing ekonomi, stake holder wajib menyusun strategi yang baik. Kebijakan harus mendukung dunia usaha, ” harapnya. Ia juga mengingatkan agar Kadin Kota Probolinggo bergerak menunjukkan kepada masyarakat dan berkontribusi memajukan perekonomian. 

Menyikapi pameran UMKM yang diselenggarakan, La Nyalla meminta pameran tidak hanya saat pelantikan. “Kita harus sering menyosialisasikan produk-produk UMKM ke masyarakat. Jangan hanya pameran saat pelantikan-pelantikan seperti ini. Terkait produk unggulan, nanti Kadin Jatim akan mempromosikan ke luar daerah,” terang Ketua Kadin Jatim itu. 

Wali Kota Probolinggo, Rukmini menyikapi komentar La Nyalla soal perlunya pameran produk unggulan. “Kita setiap tahun ada lima kali pameran di masyarakat. Kita kemas dalam Semarak Pagi Kecamatan. Pameran tersebut diikuti kurang lebih dua ratus peserta. Ada banyak produk kuliner, produk unggulan kota, serta beragam kesenian yang ditampilkan. Belum lagi kita punya agenda Semipro (Seminggu di Kota Probolinggo) yang mempromosikan produk unggulan Kota Probolinggo,” jawab Rukmini. 

Terkait dengan eksistensi Kadin, Wali Kota meminta agar organisasi itu bersinergi dengan pemerintah. “Pemerintah Kota Probolinggo siap merangkul semua organisasi, seperti Kadin. Saya harap Kadin bisa bersinergi dengan Pemerintah Kota Probolinggo dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saya juga berharap Kadin bisa merangkul UMKM dan membantu pemerintah membina mereka,” harap Rukmini. 

 Sementara itu, terkait dengan festival olahan mangga, peyek mangga berhasil menjadi juara pertama. Produk-produk lainnya seperti opak mangga, dodol mangga berada pada urutan ke-dua dan ke-tiga. Juara harapan 1 ditempati pie susu mangga, juara harapan 2 diraih olahan strudel mangga, dan sajian mangga krispi berada pada posisi harapan 3. (abdurhamzah/humas)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.