Tim Evaluasi KLA Sambut Positif KRA

Tim ahli KLA Kementrian PPPA, menyampaikan beberapa catatan evaluasi terkait verifikasi yang telah dilakukan timnya. (Foto : Rizal Al Karimi/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

Kanigaran-Pemerintah Kota Probolinggo terus berkomitmen untuk menjadi Kota Layak Anak (KLA). Pembenahan juga terus dilakukan untuk memenuhi semua indikator KLA. Senin, (27/5), Pemerintah Kota Probolinggo kembali menerima tim evaluasi KLA dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, di gedung Puri Manggala Bhakti.

Setelah sebelumnya, Minggu (26/5), tim evaluasi KLA ini melakukan verifikasi ke beberapa titik pantau. Seperti, Taman Baca, Kampung Benteng, Kampung Ramah Anak (KRA) Wiroborang, dan Taman Maramis. Tim verifikasi juga mengunjungi Jati Kampung Seni, KRA Jrebeng Wetan, Radio Suara Kota dan Gedung Kesenian.

Taufiq Uwaidah, salah satu tim ahli KLA Kementrian PPPA, menyampaikan beberapa catatan evaluasi terkait verifikasi yang telah dilakukan timnya. Taufiq mengaku Kota Probolinggo sudah mengalami banyak peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya.

“Komitmen Kepala Daerahnya begitu luar biasa, dan harus diacungi jempol.  Saat ini saya juga melihat banyak sekali kampung dan komunitas di Kota Probolinggo yang didorong untuk ramah anak. Semoga Pemerintah Kota Probolinggo ini terus berkomitmen untuk melayani, memenuhi, dan memberikan yang terbaik untu anak-anak,” ungkapnya.

Seperti halnya yang disampaikan Wakil Wali Kota, Mochammad Soufis Subri, saat menerima tim evaluasi KLA sore itu. Ia menyampaikan bahwa ini bukan semata-mata perlombaan dan mengejar predikat serta penghargaan KLA. Namun, yang terpenting adalah proses pengembangan kota layak anak. Seperti, koordinasi diantara stakeholder pemenuhan hak-hak anak yang dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan.

“Kami sangat berharap penguatan koordinasi, ketua gugus tugas dan OPD terkait dapat terus ditingkatkan dan terus melakukan evaluasi mandiri secara rutin. Karena anak adalah investasi kita di masa yang akan datang,” tegas wawali.

Dalam upaya menciptakan kota yang aman dan nyaman untuk kehidupan anak serta peningkatan kualitas hidup anak di Kota Probolinggo tersebut, sore itu juga dilakukan penandatanaganan pernyataan komitmen. Di antaranya, Kepala DP3AKB, Kepala Bappeda Litbang, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Disdikpora, Kepala Dispenduk Capil, Camat Mayangan, Camat Kanigaran, Camat Kedopok, Camat Kademangan dan Camat Wonoasih. (Malinda/Humas)