Ketua RT/RW Wajib Berikan Informasi Pada Masyarakat

Wali Kota Probolinggo Habib Hadi menyerahkan honorarium RT/RW se-Kecamatan Kademangan, Rabu (29/5) pagi. (Foto : Rifki K I/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

Kademangan- Untuk meningkatkan kinerja ketua RT dan RW di wilayah Kota Probolinggo, Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin Kota Probolinggo menyerahkan honorarium RT/RW se-Kecamatan Kademangan, Rabu (29/5) pagi. Pemberian honor yang dibagikan selama tiga bulan, terhitung  pada bulan Maret, April, Mei. Setiap bulan RT RW menerima honor sebanyak Rp 180 ribu yang di cairkan secara non tunai setiap tiga bulan sekali. Jadi, masing-masing ketua RT RW menerima honorarium selama tiga bulan sejumlah Rp 540 ribu.

Camat Kademangan Kota Probolinggo, Pujo Agung Satriyo menginformasikan pemberian honor RT RW ini sebanyak 203 orang meliputi dari ketua RT sebanyak 171 orang dan Ketua RW sebanyak 32 orang. “Pemberian honor ini sebagai forum silaturahmi antar ketua RT dan RW se-Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo. Serta  untuk berbagi informasi dan menambah pengetahuan kepada RT RW  dalam menjalankan tugas  pelayanan kepada masyarakat,”ujarnya.

Ada beberapa kegiatan yang di selenggarakan oleh Kecamatan Kademangan salah satunnya kegiatan pekan panutan PBB yang dilaksanakan pada tanggal 22 Mei lalu, telah terkumpul dari masyarakat yang membayar langsung ke Kecamatan sebanyak 11 juta.”Terimakasih kepada ketua RT dan RW yang telah memberikan informasi kepada warganya untuk berpartisipasi dalam kegiatan panutan PBB,”ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota  Habib Hadi Zainal Abidin menyampaikan pertemuan ini merupakan pertemuan kedua, bertemu RT RW se Kecamatan Kademangan. Pencairan honor dibulan ini  sangat tepat untuk dicairkan, untuk kebutuhan lebaran. Dengan pemberian honor ini, ketua RT RW bisa meningkatkan pelayanan.

“Saya berharap ketua RT dan RW harus menjalankan tugas dan kewajiban untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang program-program Pemerintah. Karena Ketua RT dan RW merupakan corong dari Pemerintahan, untuk memberikan informasi kepada wargannya. Tanpa ada pemberitahuan atau informasi, warga tidak begitu paham dan mudah terprofokasi informasi hoax yang bisa menjelekkan nama Pemerintah,”ujarnya. (Noviati/Humas)