Sosialisasikan Hak Asasi Manusia The city Government to Socialize Human Right

  

 

Pemerintah Kota Probolinggo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar Sosialisasi Hak Asasi Manusia bagi Tenaga Pendidik/Guru Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI) Negeri dan Swasta se- Kota Probolinggo, Senin (8/5). 

Probolinggo city government through National and Political Unity Agency (Bakesbangpol) socialize on human right for national, islamic, and private elementary teachers of Probolinggo city on Monday (8/5).

Dibuka oleh Wali Kota Probolinggo Rukmini, sosialisasi ini dihadiri Ketua DPRD, Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), asisten dan sejumlah pejabat. Narasumber sosialisasi dari Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur dan Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jawa Timur.

Opened by Probolinggo mayor Rukmini, it is attended by the chairman of regional parliament, member of regional leaders coordination forum (FKPD), assistants, and some officials. The speakers of this event are from Bakesbangpol of East Java Province and Ministry of Law and Human Rights.

Kabid Hubungan antar Lembaga & Pengembangan Budaya Politik Slamet Hariyanto menginformasikan, peserta dalam kegiatan  sosialisasi HAM sebanyak 365 orang tenaga pendidik dari SD/MI se-kota Probolinggo. 

The head of Relationship of institution and development of political culture division informed there are 365 participants for this socialization.

“Kegiatan ini untuk memberikan pencerahan dan pemahaman kepada guru tentang kesadaran hukum dan pemenuhan hak asasi manusia sehingga dalam menjalankan tugasnya selaras dalam program-program pemerintah Kota Probolinggo,” ujarnya.

“It aims to give explanation on law awareness and fulfilling human’s right in order to align their duty and the city government’s programme,” said her.

Wali Kota Rukmini menyampaikan  HAM merupakan hak dasar yang melekat pada diri manusia bersifat kodrati dan universal sebagai karunia Tuhan Yang Maha Kuasa kepada manusia. “Kegiatan sosialisasi ini sangat penting dan mempunyai nilai strategis, untuk menghormati menegakkan dan menyebarluaskan pemahaman mengenai hak asasi manusia  kepada seluruh pendidik. Semoga kita menjadi manusia yang mampu memanusiakan orang lain menjaga melindungi hak-hak orang lain,” tutupnya. 

Mayor Rukmini said human’s right is the basic right for each human as a gift from God. “It is very important and has strategic value, to respect and to give understanding on human’s right to all teachers. I hope we can be a respectful people by protecting other’s right,” said her.