Wali Kota Ajak Tukang Becak Tertib Lantas

Seribu tukang becak bertemu dengan Wali Kota Hadi Zainal Abidin, di halaman kantor wali kota, Rabu (29/5). (Foto: Rizal Al Karimi/humas dan protokol)
image_pdfimage_print

KANIGARAN – Seribu tukang becak yang berasal dari lima kecamatan di Kota Probolinggo sedang sumringah. Ini lantaran mereka menerima bantuan dari Coorporate Social Responsibility (CSR) Bank Jatim berupa perbaikan sandaran, atap becak hingga ban.

Secara simbolis bantuan tersebut diserahkan Wali Kota Hadi Zainal Abidin kepada perwakilan tukang becak, di halaman kantor wali kota, Rabu (29/5) sore. Hadir dalam kegiatan sosial itu Wawali Mochammad Soufis Subri; Direktur Kepatutan dan Human Capital Kantor Pusat Bank Jatim Surabaya Hadi Santoso, anggota forkopimda dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Kepala Dinas Sosial Zainullah melaporkan, Pemerintah Kota Probolinggo bekerjasama dengan Bank Jatim memberikan bantuan alat untuk meringankan beban tukang becak mengais rejeki setiap harinya. Mereka dibantu 2 set ban dalam dan luar; 1 set perbaikan sandaran; 1 set kain penutup becak; Rp 50 ribu ongkos perbaikan dan Rp 50 ribu untuk ongkos pemberian BAZNAS Kota Probolinggo.

Sementara itu, Hadi Santoso dari Bank Jatim mengatakan, kegiatan ini adalah penyampaian CSR Bank Jatim kepada masyarakat Kota Probolinggo, khususnya tukang becak. Di Kota Probolinggo Bank Jatim menggelontorkan Rp 300 juta dari total Rp 3,7 M CSR di Jawa Timur.

“Mudah-mudahan menjadi barokah bagi kita semua dan bermanfaat. Juga kami berterima kasih kepada Pemerintah Kota Probolinggo karena sudah membimbing kami sehingga Bank Jatim bisa lebih baik dari tahun sebelumnya,” ujar petinggi kantor pusat Bank Jatim Surabaya itu.

Dalam sambutannya, Wali Kota Habib Hadi mengajak seluruh tukang becak dan Bank Jatim menjadi bagian dari pembangunan kota sesuai dengan visinya, membangun bersama rakyat. “Masyarakat kompak, saling bersinergi dan kolaborasi dengan pemerintah demi kemajuan kota,” katanya.

Mengenai visi misinya, Habib Hadi telah menerima amanah dari warga Kota Probolinggo dalam memimpin. Tentunya ada beberapa hal yang sudah dilakukan dan belum dilakukan dalam hitungan hari masa kepemimpinanya usai dilantik 30 Januari lalu. “Masih banyak harapan masyarakat kepada pemerintaan, mudah-mudahan dengan berjalannya waktu dapat menyempurnakan program demi masyarakat,” imbuh wali kota.

Orang nomor satu di Kota Probolinggo ini mengaku beruntung bisa bersilaturahmi di bulan penuh berkah dan saling berbagi. Menggandeng Bank Jatim dan BAZNAS untuk berkolaborasi, kata Habib Hadi, menjadi suatu kewajiban untuk mengisi satu sama lain.

“Jika ada masyarakat yang ekonominya kurang beruntung, pemerintah harus hadir dan melihat. Dengan kebersamaan, insyaallah semua sesuai dengan harapan untuk kemaslahatan masyarakat Kota Probolinggo,” jelas Habib Hadi.

“Jangan dijual ya ban-nya. Manfaatkan untuk mendapat uang setiap hari. Toreh se tertib di jalan gih,” pesannya. Pada kesempatan itu, Habib Hadi juga menginformasikan kebijakan akhir tahun yang sudah mendekati 100 persen. Kebijakan di bidang kesehatan berupa pengadaan satu unit ambulance di setiap kelurahan akan segera terwujud. (famydecta/humas)