Kadin Beri Motivasi UMKM Agar Berdaya Saing di Era 4.0

Wakil Wali Kota Probolinggo Soufis Subri saat sambutan pada acara silaturahmi dengan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). (Foto: Rifki K I/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

KADEMANGAN – Kamis (13/6), Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Probolinggo menggelar silaturahmi dengan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Tidak sekadar bersilaturahmi, pertemuan tersebut juga memberikan strategi bagi UMKM menuju UMKM yang mandiri dan berdaya saing di era revolusi industri 4.0.

Acara tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Probolinggo Mochammad Soufis Subri, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Achmad Sudiyanto, Ketua Kadin Indi Eko Yanuarto. Dengan narasumber dari Indonesia Development Bisnis, Suryono Hadi Elfahmi. Sebanyak 80 UMKM dan pengurus Kadin ikut dalam kegiatan tersebut.

Ketua Kadin Kota Probolinggo Indi Eko Yanuarto menyampaikan, pertemuan dengan para pelaku usaha untuk mengikat silaturahmi dengan sesama para pelaku UMKM. Dengan harapan dapat meningkatkan sinergitas untuk menuju UMKM yang mandiri dan berdaya saing di era revolusi industri 4.0.

“Saya pengurus Kadin Kota Probolinggo dengan adanya kegiatan ini berharap dapat memberikan motivasi dan mengangkat para pelaku UMKM bisa mampu berdaya saing yang lebih mandiri menuju era bebas ini. UMKM dapat meningkatkan kemampuan bisnis, dengan membangun sinergi antara sesama,” jelasnya.

Sementara itu, Wawali Subri menuturkan era revolusi industri 4.0 menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pelaku UMKM di Kota Probolinggo. “Para Pelaku UMKM harus mengantisipasi dengan datangnya era revolusi industri 4.0, jadikan momen ini sebuah tantangan sekaligus peluang,” ungkap Subri.

Wawali juga menyampaikan, para pelaku UMKM harus memahami tekhnologi informasi untuk dapat mengembangkan usahanya. “Sehingga para pelaku UMKM di Kota Probolinggo bukan hanya sebagai entrepreneur, namun juga dapat memanfaatkan tekhnologi informasi dalam menjalankan usahanya,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, wawali juga menginginkan Kadin Kota Probolinggo terus hidup dan tidak mati suri, guna memberikan informasi, representasi dan konsultasi kepada para pelaku UMKM dalam membangun usahanya. Sehingga para UMKM Kota Probolinggo akan terus berkembang.

Tidak hanya kegiatan ini, di tahun 2019 Kadin setempat punya beberapa kegiatan di antaranya workshop enterprenuer bagi kalangan milenial (anak sekolah), pameran serta mengajak UMKM belajar ke luar daerah. (soni/humas)

Probolinggo City’s Chamber of Commerce and Industry (Kadin) held a friendly meeting with Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) entrepreneurs, Thursday (6/13). Apart from silaturahim (Islamic brotherhood), the meeting also provided a strategy for MSMEs towards independent and competitive MSMEs in the era of the industrial revolution 4.0.

The event was attended by Probolinggo Vice Mayor Mochammad Soufis Subri, Assistant of Economy and Development Affairs, Achmad Sudiyanto, and the Kadin Chairman, Eko Yanuarto. A total of 80 MSMEs and Kadin management participated in the event of which the speaker was Suryono Hadi Elfahmi, a representative from Indonesia Development Business.

Kadin Chairman of Probolinggo City, Indi Eko Yanuarto, said that the meeting with business actors was to bind the friendship with fellow MSMEs with the hope of increasing synergy towards an independent and competitive MSME in the era of the industrial revolution 4.0.

“I am the organizer of Probolinggo City Kadin is hoping that the event can provide motivation and elevate the MSMEs to be more independent and competitive towards this free era. MSMEs can improve business capabilities by building synergy among each other,” he explained.

Meanwhile, Vice Mayor Subri said that the industrial revolution 4.0 era is both a challenge and an opportunity for MSMEs in Probolinggo. “The MSMEs must anticipate the coming of the industrial revolution 4.0 era, making this moment a challenge as well as an opportunity,” Subri said.

The Vice Mayor also said that the MSMEs must understand information technology to be able to develop their business. “So that they are not only as entrepreneurs but also able to take advantage of information technology in running their businesses,” he added.

The Vice Mayor also wanted the city’s Kadin to continue their program, to provide information, representation, and consultation to MSMEs in building their businesses so that the MSMEs in the city will continue to develop.

Other than this event, in 2019, Kadin will have several events including entrepreneurship workshops for the millennial generation (school-age children), exhibitions and inviting MSMEs to study outside the city.