Menjaga Kebugaran Lansia, Gelar Lomba Senam Gymnastics Contest for Elders

image_pdfimage_print

 

Bertempat di Stadion Bayuangga, Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Kesehatan menggelar lomba senam lansia dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional ke-21, Jumat (26/5). Lomba ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Probolinggo Rukmini.

Placed at Bayuangga stadion, Probolinggo city government through Health agency held elder gymnastics contest in commemorating 21th national elders day, on Friday (26/5) and this contest is opened by Probolinggo mayor Rukmini.

Kabid Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan setempat, NH Hidayati menyatakan usia lanjut merupakan bagian dari siklus hidup yang tak dapat dihindari. Pada tahap ini, individu mengalami banyak perubahan baik secara fisik maupun mental, khususnya kemunduran berbagai fungsi dan kemampuan yang dimiliki.

The head of community Health division on Health agency, NH. Hidayati said being old is one of process in human’s life that have to face. In this stage, human will have some changes physically and mentally, especially in some function or ability.

“Lomba ini bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan dan kebugaran lansia baik secara fisik maupun psikis serta menjadi ajang silaturahmi bagi para lansia,” tutur NH Hidayati.

“This contest aims to keep and to improve the health of elders physically and to get some relationship among others,” said NH. Hidayati.

Wali Kota Rukmini dalam sambutannya menyatakan pentingnya menggalakkan gerakan masyarakat sehat (Germas) yang dicanangkan Presiden Jokowi. Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas penduduk dan menciptakan lingkungan bersih dan sehat sehingga angggaran biaya untuk berobat bisa berkurang.

Mayor Rukmini in her speech talked on how important to socialize People’s Healthy Lifestyle Movement (Germas) introduced by President Jokowi. This movement aims to improve people’s productivity and to create clean and healthy environment and to reduce treatment budgets.

“Lomba senam kali ini juga termasuk salah satu wujud Germas. Saya berharap nanti yang menang dan yang kalah harus legowo, toh lomba ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi para lansia,” tutur Rukmini. Diikuti 23 tim dari posyandu lansia kelurahan, lomba ini dimenangkan oleh RW 10 Kelurahan Kanigaran.

“This contest is one of Germas effort. I hope you could enjoy and feels free whoever the winner, but it is for relationship among elders,” said Rukmini. There are 23 participants in this contest coming from elders posyandu (integrated health post), won by RW 10 of Kanigaran village.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.