Sukses Gelar Konsep Baru SPKP

KEDOPOK – Semarak Pagi Kota Probolinggo (SPKP) kembali digelar. Minggu (23/6) pagi, SPKP kedua di tahun 2019 ini dikemas berbeda. Jika SPKP sebelumnya digelar di jalan umum, kali ini digelar di GOR Kedopok. Konsep ini dirubah untuk kenyamanan dan keamanan para pengunjung.

Panitia SPKP Sukarning Yuliastuti menyampaikan, peserta SPKP sebanyak 43 yang. Terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebanyak 29 stand, sekolah dan perbankan sebanyak 2 stand, perusahaan 2 stand dan UMKM sebanyak 10 stand. SPKP kali ini mengambil tema “Pangan…Ok, Lingkungan Berkualitas… Yes, Pelayanan Kerja….Jos”.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Probolinggo, Mochammad Soufis Subri menjelaskan SPKP memiliki beberapa dimensi yang harus dipahami sesuai dengan ruh awal rencana diadakannya SPKP. Yang pertama, ada dimensi informasi kinerja dari para OPD di Kota Probolinggo. Yang kedua, ada dimensi promosi dan edukasi. Yang ketiga dimensi pemberdayaan masyarakat atau ekonomi kreatif yang berada di Kota Probolinggo  dan dimensi rekreasi dan entertain.

SPKP kali ini sengaja menyajikan potensi lokal anak didik, untuk  mengajak siswa dan siswi di Kota Probolinggo agar menampilkan kreatifitasnya, kemampuan dan keunggulannya. “Yang mana tidak bisa dipungkiri banyak siswa siswi di Kota Probolinggo yang memiliki prestasi. Oleh karena itu kami selaku pimpinan daerah Kota Probolinggo akan memberikan ruang kepada siswa-siswi, kepada guru dan orang tua untuk terus mengembangkan kreatifitasnya, kemampuan dan keunggulannya, dengan harapan membawa Kota Probolinggo bisa bersaing dengan daerah lain,” kata Wawali Subri.

Wawali pun mengapresiasi seluruh pemangku kepentingan dan peserta yang ikut menyukseskan kegiatan tersebut. “Semoga dengan adanya kegiatan ini selain sebagai arena promosi hasil pembangunan tapi juga sebagai ajang promosi hasil kerja dari seluruh para UMKM,” tuturnya.

Usai melepas burung sebagai pertanda dimulainya SPKP, Wawali Subri bersama istri dan semua undangan meninjau stand peserta. Dalam kegiatan tersebut masyarakat juga dapat menyaksikan seni budaya, hiburan, desiminasi informasi atau program pembangunan pemkot, sembako murah hingga produk UMKM. (soni/humas)

Wawali berserta undangan saat melepas burung sebagai simbol dibukanya SPKP periode II (Foto:Rifki K I/Humas dan Protokol Setda kota Probolinggo)

Semarak Pagi Kota Probolinggo (SPKP), an exhibition event, has been again held. On Sunday morning (23/6), the second event in 2019 was held differently. It was held at the Kedopok Sports Center to ensure the safety and convenience of the visitors.

The committee of SPKP, Sukarning Yuliastuti said there were 43 participants in the event including 29 governmental working units, 2 schools and banking, 2 private companies, and 10 small and medium enterprises. It was held with a theme “Pangan…Ok, Lingkungan Berkualitas… Yes, Pelayanan Kerja….Jos”.

Meanwhile, Probolinggo Vice Mayor, Mochammad Soufis Subri stated SPKP has dimensions need to be understood based on its initial purpose. The first one is the dimension of the working performance of the working units in the city. The second one is promotion and education. The third is community empowerment or creative economy in Probolinggo city and dimension of recreation and entertainment.

The event does provide the local potential of the students to show their creativity and what they are capable of. “We can’t deny that we have many students who have many achievements. Therefore, we, as the region leader, will give them a space to develop the creativity, hoping that the city can be competitive to other regions,” Subri said.

He appreciates all stakeholders and the participants who have succeeded the event. “Hopefully, by having the event, apart from as a promotion of development results, it is also as a promotion of the SMEs products,” he said.

After taking the birds off as a sign the event being started, Vice Mayor Subri, along with his wife and invitees observed each booth. In the event, people will also have the opportunity to watch cultural art, entertainment, information dissemination or development program of the city, cheap groceries, and SMEs products.