Bazaar Ramadan Mudahkan Masyarakat Penuhi Kebutuhan Bazaar Ramadhan for People Fulfilling Their Needs 

image_pdfimage_print

 

Sudah menjadi agenda rutin tahunan setiap bulan Ramadan tiba Pemerintah Kota Probolinggo menggelar bazaar. Jum’at (26/05)  lalu, Wali Kota Probolinggo Rukmini membuka secara resmi pelaksanaan bazaar Ramadan yang dihadiri oleh Forum Komunikasi Daerah (Forkopimda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo, dan para pihak terkait. 

It is an annual agenda that every Ramadhan (fasting month) Prooblinggo city government held a bazaar. On Friday (26/5), Probolinggo mayor Rukmini officially opened Ramadgan bazaar accompanied by regional leader coordination forum (forkopimda) and all head of working units and also some related stakeholders.

Walaupun diguyur hujan, para peserta bazaar dan para undangan antusias mengikuti kegiatan ini. Sama seperti tahun sebelumnya, bazaar kali ini juga bertempat di  sepanjang jalan KH. Mansyur, depan stasiun Probolinggo.

In rainy day, all the participant and the invitees are excited enjoying this event. Bazaar took place along jl. KH. Mansur, in front of Probolinggo railway station.

Menurut Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian Gatot Wahyudi, bazaar Ramadan ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kota Probolinggo dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan. “Selain itu juga membantu masyarakat dalam memudahkan membeli makanan/takjil menjelang buka puasa, dan juga  memperkokoh persatuan diantara umat Islam serta melestarikan budaya kebersamaan dalam konteks kegiatan yang positif,” kata Gatot. 

According to head of cooperatives, micro business, trade and industry agency (dkupp) Gatot Wahyudi, this event is a concern of Probolinggo government in order to welcome Ramadhan month. “It is to help people buying some food or takjil for their fastbreaking, and also to strengthen the unity of Islam and also to preserve our culture in positive way,” said Gatot. 

Wali Kota Rukmini mengatakan bahwa makanan/minuman yang dijual pada hari pembukaan masih merupakan sampel dari berbagai makanan/minuman yang akan dijual selama bazaar Ramadan diadakan. “Dan tentunya saya berharap dengan adanya bazaar ini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya para UKM,” jelas Rukmini.

Mayor Rukmini said that today is the sample for all product that will be sold in bazaar. “Definitely I do really hope that it will increase our economic especially for SMEs,” said Rukmini.

Bazaar Ramadan diikuti 150 peserta dari pelaku usaha kecil menengah (UKM) se-Kota Probolinggo, dan akan berlangsung selama 28 (dua puluh delapan) hari, mulai dari tanggal 26 Mei sampai dengan 22 Juni 2017 mendatang. 

There are 150 SMEs joining in this bazaar and it will be held for 28days, start at May 26 until next June 22.

Bazaar dimulai pukul 15.00 ini menyediakan berbagai jenis makanan dan minuman khas bulan Ramadan seperti aneka lauk, sayur, cemilan, gorengan, es buah, aneka bubur, dan sebagainya. Bahkan, makanan beku seperti nugget, sosis dan sejenisnya pun ada, sehingga memudahkan masyarakat dalam menyajikan hidangan untuk berbuka puasa ataupun untuk makan sahur.

It will open at 3p.m daily, providing many food or drink, even frozen food. It will ease the people to serve food for their fastbreaking or sahur.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.