Salurkan Bantuan CSR, Wali Kota Ingatkan Pentingnya Konsumsi Ikan

Menjelang Ramadan 1438 H, Rabu (24/5) Wali Kota Probolinggo Rukmini menyerahkan bantuan 31 paket olahan hasil perikanan ke Taman Posyandu Anggur, RT II/RW 3-4 Kelurahan Kedung Galeng. Bantuan tersebut merupakan kepedulian sosial / CSR (corporate social responsibility) dari Beejay Food dan Himpunan Nelayan dan Pengusaha Perikanan (HNPP). Paket olahan hasil perikanan tersebut berupa siomay, tempura, bakso ikan, dan nugget. 

Wali Kota menyatakan sejatinya Pemerintah Kota Probolinggo telah memiliki kegiatan gemar makan ikan (Gemari). “Kami membagi olahan ikan kepada anak TK,SD, dan SMP. Tahun ini kami salurkan kepada 400 anak,” ungkap Rukmini. 

Rukmini juga mengingatkan bahwa Kota Probolinggo memiliki potensi ikan laut yang melimpah. “Kita punya laut, potensi ikan laut sangat cukup. Di sini ikan harganya terjangkau. Kita lihat beberapa daerah di Jawa Timur yang tidak memiliki laut, di sana harga ikan laut justru lebih mahal dari Kota Probolinggo. Maka tidak ada alasan kita tidak bisa mengkonsumsi ikan karena harganya mahal. Justru lebih murah dari daging sapi dan kambing,” tambah wali kota. 

Di hadapan ibu-ibu yang memiliki balita, wali kota mengingatkan agar tidak ada kekerasan terhadap balita. “Bagaimana kondisi anak-anak di sini? Apa ada anak yang jika nakal dipukul, anak-anak ditelantarkan? Saya imbau kejadian itu tidak terjadi pada anak-anak balita di sini. Kita harus meminimalkan kekerasan terhadap anak-anak kita,” ingat wali kota wanita pertama itu. 

Kepala Dinas Perikanan, Budi Krisyanto menginformasikan potensi perikanan di Kota Probolinggo mencapai 17.000 ton/tahun. Sayangnya konsumsi ikan di Kota Probolinggo hanya mencapai 7.500 ton pertahun. Untuk meningkatkan minat warga Kota Probolinggo terhadap konsumsi ikan, Dinas Perikanan mulai menggencarkan kegiatan Keluarga Ramah Ikan (Karami), di mana ibu-ibu rumah tangga menyediakan menu ikan di meja makannya. (abdurhamzah/humas)