image_pdfimage_print

Mayangan– Hari pertama kedatangan Wakil Direktur NSR (Perusahaan Pengelolaan Sampah Regional di Swedia) Berner Lunggren dan Global Bussines Development VERAPARK Jessica Magnusson , Senin (1/6) mengikuti paparan tentang pengelolaan sampah, permasalahan dan progresnya. Paparan disampaikan oleh Sunjoto, Kepala Bidang Penanggulangan dan Penanganan Sampah, di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo.

Sunjoto menyampaikan beberapa informasi tentang permasalahan sampah dan progress yang akan dilakukan oleh DLH. Menurutnya, volume sampah berdasarkan dari sumbernya, sampah perumahan/rumah tanggalah yang paling banyak. Dengan komposisi sampah sisa makanan mencapai 46,9 persen atau 13.124.160 kg /bulan. Cara menghitung sampah ini dengan ditimbang setiap kali akan memasuki TPA.

“Rencana kedepan, pada jangka pendeknya kami akan melakukan pembangunan sell sanitary landfill 3, kajian perluasan TPA dan kajian penutupan sell 1 yg sudah penuh. Sedangkan untuk jangka menengah, kami akan melalukan pembangunan perluasan TPA Bestari serta pengolohan sampah berteknologi (insenerator). Untuk jangka panjangnya, menjadi TPA Regional,” ungkap Sunjoto.

Sell 1 dibangun 17 meter di atas permukaan tanah semenjak tahun 2005 sampai 2019, yang saat ini sudah overload. Penutupan Sell 1 ini akan dilakukan dengan cara pemadatan sampah dengan alat berat yang kemudian dilapisi tanah.

Menurut Jessica, di Swedia ada metode yang digunakan hntuk mendapatkan data yang akurat. Sehingga bisa menganilisis akar masalah penanganan sampah dengan pendataan yang akurat. Rencana tahap pelaksanaannya perlu belajar dari kesalahan-kesalahan sebelumnya.

Namun hal ini masih belum cukup, untuk serta merta mengambil sebuah keputusan kerjasama. Berner dan Jessica masih perlu mempelajari permasalahan-permasalahan yang lainnya. Siang itu, usai mengikuti paparan mereka melakukan kunjungan lapangan.

TPA Bestari menjadi tujuan pertama, di mana mereka melihat proses sampah masuk dengan penimbangan, setelah itu baru dipilah-pilah sesuai sumbernya. Mereka juga melihat Sell I dan 2 yang akan segera ditutup, serta melihat lahan rencana pembangunan Sell 3.

Usai tinjau lapangan, Berner dan Jessica bersiap untuk melakukan Skype dengan Paul Westin dan Mathias Gustavsson yang berada di Helsingborg, Swedia. Skype dilakukan di Command Center yang berada di Kantor Wali Kota Probolinggo. (Malinda/Humas)

 

On the first-day visit of Vice Director NSR Berner Lundgren and Global Business Developer Verapark Jessica Magnusson to Probolinggo city on Monday (1/6), they listened to the presentation on waste management, discussing about the problems and the progress. It was presented by the head for waste handling management division Sunjoto, at the hall of Environment Agency.

Sunjoto told them about the problems and progress made by the agency. According to him, the waste volume based on the classification is described as follows: 46.9% household waste or 13,124,160 kg/month. This was counted by weighing the waste before entering the landfill.

“For the short-term plan, we will build sanitary landfill 3, conducting a study on expanding the landfill area and on closing sanitary landfill 1. For the medium-term, we will do the expansion and using high-tech waste management (incinerator). Having Regional Landfill would be the long-term plan,” Sunjoto said.

Sanitary landfill 1 has been built 17 meters above the surface since 2015 – 2019, which is now overload. The closing would be conducted by solidifying the waste with heavy equipment before being layered with soil.

Jessica said,in Sweden, they have a method used to get accurate data to analyze the main problems in managing the waste. This method will require them to learn from their mistakes.

Yet, it’s not enough. Berner and Jessica will need to learn the other problems. After finishing their first agenda in the city, they made a field trip to certain locations in the city.

They visited the landfill to see the process of waste management, observing sanitary landfill 1 and 2 that will be closed, and to see the would-be location of sanitary landfill 3.

Berner and Jessica have then prepared for having a Skype meeting with Paul Westin and Mathias Gustavson who were at the time in Helsingborg, Sweden. The meeting is conducted at the Command Center, city hall.