Lagi, Pabrik Tahu Manfaatkan Limbah Untuk Biogas

image_pdfimage_print

Setelah sukses mengolah limbah pabrik tahu di Kelurahan Kedung Asem menjadi biogas, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo kembali membangun instalasi biogas untuk pengolahan limbah pabrik tahu Sumber Baru di Kelurahan Jrebeng Kidul. Limbah tahu yang dihasilkan pabrik tahu Sumber Baru bisa menyuplai kebutuhan gas untuk 42 rumah tangga. Operasional instalasi biogas di Kelurahan Jrebeng Kidul tersebut ditandadi dengan ditandatanganinya prasasti oleh Wali Kota Probolinggo, Rukmini di Pabrik Tahu Sumber Baru, Rabu (31/5).

Menurut Rukmini, pembangunan instalasi biogas merupakan inovasi guna mengatasi krisis energi. “Kecenderungan krisis energi berbahan fosil makin meningkat, sehingga energi alternatif harus dikembangkan baik oleh pemerintah, swasta, dan masyarakat. Hari ini kita lihat inovasi dari DLH membangun instalasi biogas dari limbah tahu. Limbah yang selama ini menjadi bahan pencemar lingkungan, ternyata bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat,” ungkap wali kota. 

Wali kota mengapresiasi pemilik pabrik tahu karena telah mendukung program pemkot. “Saya memberikan apresiasi kepada pemilik pabrik tahu Sumber Baru yang telah bersedia dan mendukung penerapan instalasi biogas di lokasi usahanya. Semoga kedepan semakin sukses, dan bersedia dijadikan tempat belajar pemilik pabrik tahu lainnya yang ingin belajar pengolahan limbah berwawasan lingkungan,” tambahnya. 

Tutang Heru Aribowo, Kepala DLH Kota Probolinggo mengungkapkan pembangunan instalasi biogas di pabrik tahu Sumber Baru merupakan tindak lanjut dari keberhasilan kegiatan serupa di pabrik tahu Prona di Kelurahan Kedung Asem. “Saat ini baru 42 KK. Kedepan jika memungkinkan akan kami kembangkan agar bisa dimanfaatkan semakin banyak KK di sekitar pabrik tahu ini,” ujar Tutang. 

Selain meresmikan instalasi biogas, wali kota juga menyerahkan secara simbolis tabung gas methan hasil dari pengolahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) setempat. Kota Mangga ini merupakan satu-satunya daerah di Indonesia yang telah menyuling gas methan dari TPA untuk dimasukkan tabung dan didistribusikan kepada warga. 

Menyikapi penyulingan gas methan ke tabung tersebut, wali kota mengharapkan kedepan bisa lebih banyak lagi karena saat ini hanya berjumlah 18 tabung. “Kita jual tabungnya ke warga Kota Probolinggo, dan mereka bisa mengisi gas methan secara gratis di TPA,” ujarnya. (abdurhamzah/humas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.