Wali Kota Ingatkan Masyarakat Taati Imbauan Pemerintah

image_pdfimage_print

Dalam rangka bulan suci Ramadan 1438 Hijriah, Pemerintah Kota Probolinggo melalui Badan Amil Zakat (BAZ) Nasional setempat menyalurkan bantuan Probolinggo Peduli Kaum Dhuafa,  bertempat di Pendopo Kecamatan Kanigaran, Rabu (31/5). Hadir dalam penyerahan bantuan diantaranya Wali Kota Probolinggo Rukmini, Sekda Bambang Agus,  Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kabag Kesra, Camat Kanigaran, Kepala Kementerian Agama, Ketua BAZ dan lurah. 

Ketua BAZ Kota Probolinggo Hasan menjelaskan, bantuan Probolinggo Peduli Kaum Dhuafa diberikan kepada 600 di Kecamatan Kanigaran. Kelurahan yang mendapat bantuan antara lain Curahgrinting, Kanigaran, Kebonsari Kulon, Kebonsari Wetan dan Sukoharjo. Tiap kelurahan ada 100 penerima dan masing-masing mendapat Rp. 100.000. Untuk Kelurahan Tisnonegaran bantuan sudah tersalurkan pada tanggal 19 April 2017 saat kegiatan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW. 

“Kegiatan ini untuk merealisasikan ajaran agama Islam rukun yang ke empat yaitu zakat dan meringankan beban bagi kaum dhuafa yang kurang mampu. Bantuan Peduli Kaum Dhuafa ini pendanaanya bersumber dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Probolingo Tahun 2017,” tambah Hasan.

Rukmini berharap dengan adanya sedikit bantuan dari pemerintah, bisa meringankan beban masyarakat kaum dhuafa yang kurang mampu dari segi ekonomi, lebih-lebih saat menyambut bulan suci ramadan. 

“Para penerima bantuan saya berharap semoga bermanfaat dan barokah, serta bisa dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya. Jangan sampai disalah gunakan, agar supaya bisa diambil  manfaatnya. Semoga para donatur bersedia berbagi rejekinya, semoga diberikan kesehatan dan kemampuan melaksanakan tugas dan amanahnya sebagai Abdi Negara,”katanya.

Dia juga menjelaskan, dana yang diberikan oleh BAZ dipastikan halal dan akan memberi barokah, karena diperoleh dari zakat profesi ataupun sedekah para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Probolinggo dengan sistem langsung potong dari gaji ditiap bulannya.

Wali Kota juga mengimbau selama di bulan Ramadhan ini kita harus dapat menjaga dan menciptakan situasi yang kondusif, aman dan tertib. “Ikuti dan taati imbauan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah. Tidak boleh menyalakan petasan dan membunyikan sound system yang terlalu keras yang mengganggu ketentraman masyarakat selama bulan suci Ramadhan,“ ujarnya.

Dalam kesempatan acara yang dihadiri ratusan warga dari berbagai kelurahan se-Kecamatan Kanigaran itu, Rukmini mengingatkan untuk selalu meningkatkan amal kebaikan dalam kehidupan sehari-hari serta selalu peduli dengan kebersihan dan kesehatan. (Noviati/Humas)

 

In terms of Ramadhan month, Probolinggo Municipality through National Alms Agency (BAZ) distributed aid for poor people at the hall of Kanigaran District office, Wednesday (31/5). Attended the event were Probolinggo Mayor Rukmini, Regional Secretary Bambang Agus Suwignyo, Assistant of Economy and Development, the head of Society Welfare Department, and others.

The chairman of BAZ Hasan stated that the aid is delivered to 600 poor people. The sub-districts which received the aid were Curahgrinting, Kanigaran, Kebonsari Kulon, Kebonsari Wetan dan Sukoharjo. There were 100 people receiving the aid in each of sub-districts. For Tisnonegaran sub-districts, the aid has been delivered on April 19th, 2017.

“The event was held to realize the fourth pillar of Islam, which is to share zakat alms and to help poor people. the budget of this budget is from the local BAZ in 2017,” Hasan added.

Rukmini hopes that the aid would help poor people in solving their economy condition ahead of holy month Ramadhan.

“To the beneficiaries, I hope that the aid can be useful. Use it as well as possible. Hopefully the donators are willing to always help the poor people, and hopefully they are always healthy and able to do their task as civil servants,” she said. 

She also explained that the aid given by BAZ is halal because it is obtained from the salary of the civil servant. The civil servants in the city has voluntarily given some of their salary of each month to be collected to BAZ.

The mayor also urges the citizens to create a conducive situation during holy month Ramadhan. “Follow the insutruction of the government. Fireworks and loud sound system are prohibited during Ramadhan,” she said.(translator:alfienhandiansyah)

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.