Mantapkan Kerjasama, Tim Swedia Tinjau IPAL Komunal

Tim Helsinborg meninjau langsung kondisi IPAL Komunal di Kelurahan Kedungasem Kecamatan Wonoasih (Agus/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

Probolinggo – Pemkot Probolinggo kembali menerima kunjungan dari Helsinborg, Swedia. Kedatangan Wakil Direktur NSR (Perusahaan Pengelolaan Sampah Regional di Swdia) Berner Lunggren dan Global Bussines Development VERAPARK, Jessica Magnuson diterima langsung oleh Wali Kota Probolinggo Habib Hadi, di rumdin wali kota Minggu (30/6) kemarin.

Kunjungan dari Wakil Direktur NSR dan Global Bussines Development VERAPARK ini merupakan penawaran kerjasama lanjutan terkait pengelolaan sampah. Selama berada di Kota Probolinggo, mereka akan melakukan beberapa serangkaian kegiatan terutama meninjau beberapa lokasi, sebelum memantapkan topik kerjasama atau proyek kedepan.

Memasuki hari ketiga, Rabu (3/7),   rangkaian kegiatan kunjungan tim Helsinborg ke Kota Probolinggo,  rombongan yang terdiri dari perwakilan Dinas PUPR dan DLH meninjau langsung kondisi IPAL Komunal di Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih, meninjau instalasi Biogas di Pabrik Tahu Sumber Baru Kelurahan Jrebeng Kidul Kecamatan Wonoasih, meninjau Bank Sampah Kenari Indah Jrebeng Wetan.

Kasi Mitigasi Adaptasi Perubahan Iklim DLH, Aricandra Nurcholishari mengatakan sebelum kedatangan tamu dari tim Helsinborg sudah merumuskan kegiatan apa saja yang diinginkan dari tim Helsingborg.  “Sehingga sudah ada gambaran apa yang mereka inginkan dan  kami buatkan agenda kegiatan selama berada di Kota Probolinggo,” ucap Ari sapaan akrabnya.

Di hari ketiga, tim Helsingborg melakukan rapat diskusi dengan Tim DLH, Bappeda Litbang dan Dinas PUPR terkait hasil dari tinjau lapangan, di aula DLH. Dari hasil tinjau lokasi, ada dua aspek prioritas utama dalam kerja sama ke depan, yaitu terkait  pengelolaan sampah dan sisi pengelolaan air limbah domestik.

“Untuk pengelolaan sampah dan air limbah domestik, pihak tim Helsinborg akan melakukan beberapa program untuk membantu mengatasi masalah sampah dan air limbah di Kota Probolinggo, di antaranya yaitu program pelatihan dan pendampingan pengelolaan sampah, program pelatihan pendampingan pemberdayaan masyarakat, program pelatihan pendampingan bisnis di bidang persampahan, program pelatihan proses pengelolaan sampah, program pendampingan perubahan pola pikir atau mindset hemat air agar tidak mencemari lingkungan, pengembangan pengelolaan TPA dan pemetaan limbah cair,” kata Ari saat ditemui selesai diskusi.

Menutup rangkaian kegiatan hari ketiga di Kota Probolinggo, Berner Lunggren dan Jessica Magnuson bertemu dengan Wakil Wali Kota Probolinggo Mochammad Soufis Subri, di dampingi kepala DLH, kepala DPUPR dan beberapa perwakilan dari Bappeda Litbang, guna menyampaikan beberapa bahasan terkait hasil pengamatannya, secara tertutup. (soni/humas)