Kontingen Porprov Kota Probolinggo Ditarget Enam Emas

Wakil Wali Kota Probolinggo, Muhammad Sufis Subri  secara resmi melepas kontingen Kota Probolinggo pada  Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur VI Tahun 2019 (Foto: Rifki K I/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

Kanigaran– Wakil Wali Kota Probolinggo, Muhammad Sufis Subri  secara resmi melepas kontingen Kota Probolinggo pada  Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur VI Tahun 2019 di Gedung Puri Manggala Bhakti Kantor Pemerintah Kota Probolinggo, Rabu (3/7) pagi. Acara pelepasan  kontingen juga dihadiri jajaran Forkopimda, Ketua KONI Kota Probolinggo, Siswadi, pelatih dan para atlet.

Kontingen Kota Probolinggo pada Porprov VI Jatim Tahun 2019 sejumlah 168 orang, meliputi official dan pelatih sebanyak 45 orang, atlet putra 71 orang dan atlet putri 52 orang. Kontingen Kota Probolinggo dalam Porprov ke VI ini akan mengikuti 18 cabang olahraga, diantaranya atletik, anggar, petanque, tenis meja, bola voli indoor, catur, balap sepeda, karate, bola basket, billiar. Serta cabang olahraga renang, selam, sepak takraw, senam, panjat tebing, wushu dan taekwondo.

Ketua Koni Kota Probolinggo, Siswadi menjelaskan Porprov Jatim VI tahun ini diselenggarakan di empat kabupaten yakni Lamongan, Tuban, Gresik dan Bojonegoro, dan akan berlangsung selama delapan hari dimulai pada tanggal 6 sampai dengan 13 Juli 2019.

”Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada atlet Kota Probolinggo yang akan berlaga di porprov jatim VI tahun 2019. Agar berjuang secara maksimal dan meraih hasil yang maksimal pula. Minimal memenuhi target perolehan medali yang di telah tetapkan.Target kontingen Kota Probolinggo pada Porprov tahun ini, yakni 6 medali emas, 15 medali perak dan 19 medali perunggu. Tunjukkan prestasi yang terbaik. Saya yakin kalian semua bisa…bisa…bisaa,”ujar Siswadi.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Probolinggo Muhammad Soufis Subri dalam sambutannya memeberikan semangat kepada semua kontingen Kota Probolinggo untuk memberikan yang terbaik. “Selain target yang kita capai, kemenangan kalian harus disertai oleh jiwa yang besar, siap menang dan siap kalah. Dengan target yang tinggi itu bagus, harapan kami para atlet harus memiliki kekuatan dan memiliki jiwa patriotisme. Sehingga apapun yang dihasilkan adalah evaluasi yang terbaik kita semua, baik atlet maupun Pemerintah Kota Probolinggo kedepannya.  Saya berharap atlet-atlet yang berlaga di Porprov kali ini bisa menjaga hati dan  jaga nama baik Kota Probolinggo,”ucapnya.

Lanjut Wakil Wali Kota, mengungkapkan bagi para atlet yang bisa meraih prestasi akan diberikan reward (bonus) dari Pemerintah Kota Probolinggo. Untuk atlet perorangan yang mendapatkan medali emas mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 15 juta, medali perak sebesar Rp. 7,5 juta dan medali  perunggu sebesar Rp. 5 juta.

Selan itu, atlet beregu yang mendapatkan medali emas akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp 20 juta, medali perak sebesar Rp. 10 juta dan medali perunggu sebesar Rp 6 juta. Sedangkan pelatih yang mendapatkan emas mendapatkan uang tunai sebesar Rp 8 juta, medali perak sebesar Rp 4 juta dan medali perunggu sebesar Rp 2 juta.”Saya berharap para atlet dan pelatih semua pulang membawa emas,” imbuhnya. (Noviati/Humas)

Probolinggo Vice Mayor, Muhammad Soufis Subri has officially released the Probolinggo city’s athlete contingent for the sixth East Java Provincial Sport (Porprov) event 2019 in Puri Manggala Bhakti, Probolinggo Municipal Administration office. The event was attended by the member of the Regional Leader Coordinating Forum (Forkopimda), the Chairman of the city’s National Sports Committee (KONI) Siswadi, coaches, and the athletes.

As many as 168 people including officials, 45 coaches, 71 male athletes, and 52 female athletes involving in the Probolinggo city’s contingent were released. They will compete in 18 sports available in the tournament, including athletic, fence, petanque, table tennis, indoor volleyball, chess, bicycle racing, karate, basketball, billiards, swimming, diving, sepak takraw (a woven ball kicking play), wall climbing, wushu, and taekwondo.

The Chairman of KONI, Siswadi explained the sixth East Java Porprov would be held in 4 (four) different regencies including Tuban, Lamongan, Gresik, and Bojonegoro. It will be held for 8 (eight) days started from 6 to 13 July 2019.

“The purpose of the release is to give motivation to the athletes who will fight in the event to reach the best achievement. At least, they can fulfill the medals target that has been set. Our target is to get 6 gold medals, 15 silvers, and 19 bronzes. Give us your best. I believe you all can do this,” Siswadi said.

Meanwhile, Probolinggo Vice Mayor Muhammad Soufis Subri in his speech has given the contingent spirit to give the best performance. “Apart from the target that has been set, you have to get the victory with all big-hearted. You have to be ready for winning or losing. Having a (high) target is good as we hope that the athletes have to have strength and patriotism spirit so that whatever the result is would be the best evaluation for us, both for the athletes and the city administration. I hope that the athletes who will fight in the tournament can maintain the reputation of the city,”  he said.

Vice mayor continued, the athletes who succeed in achieving medals would be rewarded by the municipal administration. For single/individual athlete who gets gold medal will be rewarded IDR 15 million cash, IDR 7.5 million for a silver medal, and IDR 5 million for bronze.

For team/group athlete, IDR 20 million cash will be rewarded for getting a gold medal, IDR 10 million for a silver medal, and IDR 6 million for bronze. Not only the athletes, but the coaches will also be rewarded IDR 8 million cash for a gold medal, IDR 4 million for silver, and IDR 2 million for a bronze medal. “I hope the athletes and coaches will all get the gold medal back home,” he added.