Ajak Kader Muhammadiyah Ikut Bangun Kota

Wali Kota Habib Hadi saat sambutan pada acara musyda ke V pemuda muhammadiyah Kota Probolinggo. (Foto:Welly/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

MAYANGAN – Pemuda Muhammadiyah Kota Probolinggo menggelar agenda demokrasi 4 tahunan, yakni Musyawarah Daerah (Musyda) ke V, bertempat di Gedung Nyai Walidah, Sabtu (6/7) siang. Musyda ini dibuka Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin.

Hadir pula Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Timur (Jatim) Dikky Syadqomullah dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Probolinggo Azizid.

Ketua Panitia Musyda Syarifuddin melaporkan, tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut untuk regenerasi kepemimpinan dalam kepengurusan Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Muhammadiyah Kota Probolinggo. Serta kesiapsediaan kader dalam menggembirakan dakwah Islam yang sesuai dengan tema muktamar ke XVII guna memajukan Kota Probolinggo.

Musyda ke V mengambil tema “Siap Sedia Menggembirakan Dakwah Islam, Memajukan Kota Probolinggo”. Musyda sendiri akan berlangsung selama dua hari yakni mulai Sabtu (6/7) sampai Minggu (7/7).

Sementara itu, Pimpinan PWPM Jatim Dikky menjelaskan, ada lima dimensi khittah perjuangan Pemuda Muhammadiyah yang harus terus diingat oleh kader-kadernya. Di antaranya dimensi religi atau keagamaan, dimensi sosial, dimensi ekonomi, dimensi politik dan dimensi budaya.

“Intinya Pemuda Muhammadiyah harus menjaga agama lalu mensyiarkan-nya, harus memiliki kepekaan sosial yang tinggi, harus memiliki kemandirian ekonomi, harus berpolitik santun dan harus menjaga budaya serta melestarikannya,” kata Dikky.

Sedangkan Wali Kota Habib Hadi juga menjelaskan, Musyda Muhammadiyah ke V bisa menjadi sarana upaya penguatan bagi kemajuan Muhammadiyah. Kiprah Muhammadiyah dalam pembangunan harus terus dioptimalkan di masa mendatang.

Pemuda Muhammadiyah juga diharapkan berperan penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang syariat islam yang benar. “Di era digital ini para Pemuda Muhammadiyah bisa gunakan media sosial (medsos) untuk menyiarkan syariat Islam dengan benar pada masyarakat dan juga mengajak kader Muhammadiyah bersama Pemerintah Kota Probolinggo memberantas penyakit masyarakat,” kata Habib Hadi.

Habib Hadi juga ingin merangkul seluruh elemen masyarakat, baik dari organisasi masyarakakat, organisasi politik, organisasi keagamaan sampai komunitas-komunitas yang ada di Kota Probolinggo, untuk mewujudkan Kota Probolinggo lebih baik.

“Jadi saya mohon doanya khususnya para keluarga besar Muhammadiyah agar saya dapat menjalankan program – program untuk kemaslahatan masyarakat. Salah satunya bidang kesehatan dengan membangun rumah sakit baru, saya mohon do’anya semoga pembangunan rumah sakit segera terealisasi dan lancar,” ucap Habib Hadi diakhir sambutannya. (soni/humas)