Kontingen Kota Probolinggo Siap Allout di Porprov Jatim

123 atlet dan 45 ofisial Kota Probolinggo melakukan devile mengitari Stadion Surajaya. (Foto:Rizal Al Karimi/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

LAMONGAN-Agenda Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur ke VI resmi dibuka Gubernur Khofifah Indar Parawansa di Stadion Surayajaya, Kabupaten Lamongan, Sabtu malam (6/7). Porprov bakal dihelat sampai 13 Juli mendatang, dengan mempertandingkan 42 cabang olahraga (cabor).

Pembukaan porprov sendiri berjalan spektakuler. Diawali penampilan 1.500 penari kolosal yang menampilkan Tari Boran. Berlanjut dengan sejumlah penampilan tarian dan budaya dari sejumlah daerah di Jawa Timur. Acara terlihat megah karena didukung panggung dan lighting panggung yang spektakuler plus permainan laser. Sebanyak 10.302 atlet dan ofisial juga melakukan devile mengitari Stadion Surajaya.

Ketua Koni Jawa Timur, Erlangga Satriaagung menjelasakan, tema Porprov kali ini, Jatim menembus dunia. Dengan mengusung slogan, Atlet Milenial Jatim Menuju Puncak.

Porprov kali ini diselenggarakan di empat kabupaten. Selain di Kabupaten Lamongan juga dilaksanakan di Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Tuban.

“Di Lamongan akan ada pertandinagan dari 10 cabor, di Gresik ada 9 cabor, di Bojonegoro 12 cabor dan di Tuban 11 cabor. Sebanyak 7.818 atlet dan 2.484 official yang akan berlaga ,” kata Erlangga.

Bupati Lamongan, Fadeli menjelaskan, porprov jadi ajang untuk meningkatkan prestasi atlet. “Harapannya, momentum perhelatan akbar ini untuk meningkatkan prestasi para atlet tidak hanya di kancah nasional tapi di internasional,” jelasnya.

Ajang Porprov juga dimanfaatkan untuk mengenalkan daerah. Fadeli menjelaskan, selama porprov bergulir panitia bakal menyediakan transportasi gratis untuk para ofisial dan atlet.

Dengan harapan, para peserta dapat mengunjungi destinasi wisata di Kabupaten Lamongan. Selain itu, tiap peserta juga disiapkan nasi boran di tempat – tempat pertandingan secara gratis. Nasi boran merupakan kuliner khas dari Kabupaten Lamongan.

Sementara itu, dalam sambutannya, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Porprov Jatim menjadi pekan olahraga terbesar di Indonesia. Sebab, melibatkan 10. 302 atlet dan oficial yang berlaga di 525 nomor pertandingan dari 42 cabang olahraga (cabor).

Orang nomor satu di Jawa Timur itu juga menyampaikan, rencananya Porprov bakal digelar tiap dua tahun sekali. “Semoga event ini menjadi forum penguat bagi kita semua, dengan membangun persatuan, persaudaraan dan kehidupan olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas dan objektivitas,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Probolinggo, Mohammad Saufis Subri yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, atlet – atlet Kota Probolinggo yang dikirim ke Porprov adalah atlet yang sudah terseleksi dengan baik.

“Tentunya, kami berharap terbaik untuk Kota Probolinggo prestasi adalah tujuan kita. Tetapi, Sportivitas harus tetap dijunjung tinggi untuk atlet Kota Probolinggo,” tegas Wawali.

Wawali pun menjelaskan, Pemkot bakal mengapresiasi atlet-atlet yang berprestasi. “Untuk target kami ingin yang terbaik, karna kami baru menjabat, ini merupakan awal dari kepemimpinan kami dan kedepan kami akan evaluasi lagi,” jelas Subri .

Dalam ajang Porprov ke VI, Kontingen Kota Probolinggo sebanyak 123 atlet dan 45 official dengan total peserta 168. Mereka mengikuti 18 cabor. Diantaranya, tenis meja, anggar, catur bola voli, karate, bola basket, renang, dan senam. (mita/humas)

Tampak Wawali Soufis Subri menyemangati atlet Kota Probolinggo yang akan berlaga di ajang Porprov Jatim (Foto: Rizal Al Karimi/ Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)