Wali Kota Habib Hadi melepas calon jamaah haji di Kantor Pemkot Probolinggo (Foto: Rifki K I/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

KANIGARAN – Sebanyak 155 jamaah calon haji Kota Probolinggo resmi diberangkatkan oleh Wali Kota Hadi Zainal Abidin dari halaman kantor wali kota, Senin (8/7) siang. Setelah bermalam di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, jamaah akan take off ke Madinah pada pukul 20.25 WIB.

Jamaah calon haji yang terdiri 70 pria dan 85 wanita itu akan bergabung di kloter 9 dengan jamaah dari berbagai daerah. Antara lain jamaah dari Kota Surabaya, Kabupaten Bangkalan, Pamekasan, Magetan dan Trenggalek.

Seremonial pelepasan jamaah calon haji dihadiri oleh Kapolres AKBP Alfian Nurrizal, Dandim 0820 Letkol Inf Imam Wibowo, Ketua MUI Kiai Nizar Irsyad, Kepala Kemenag Mufi Imron, staf ahli, asisten, ulama dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Habib Hadi menjelaskan, ibadah haji adalah menjalankan rukun Islam bagi yang mampu. Jamaah yang berangkat mempunyai kemampuan dan tekat yang kuat dengan hati yang tulus dan niat ikhlas sebagai tamu Allah SWT.

“Atas nama pribadi dan pemerintah, saya menyampaikan pesana ke seluruh jamaah calon haji. Sesampainya di tanah suci jadilah tamu Allah yang baik, penuh khusyuk, sabar dan tawakal,” katanya.

Kekhusyukan ibadah sangat penting karena menjadi tamu Allah adalah panggilan untuk umat Islam. “Doakan yang lain dan berangkat dan dikabulkan hajatnya. Mohon doanya supaya Kota Probolinggo bisa lebih baik lagi,” imbuh wali kota.

Ia juga berpesan, jamaah calon haji dalam menjalankan ibadahnya mengutamakan yang wajib dulu baru sunahnya. “Selamat jalan, sampai kembali ke rumah diberi kelancaran kesehatan. Selamat jalan tamu Allah, semoga menjadi haji mabrur,” tutur Habib Hadi.

Wali kota pun berjanji akan memantau kesehatan jamaah calon haji selama berada di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Ia pun berharap tidak ada kendala sehingga semua jamaah dapat berangkat beribadah. “Saya akan memantau, langsung cek jika ada kendala dengan dinas terkait,” tegasnya.

Jamaah calon haji berangkat menggunakan empat bus yang telah disediakan oleh Kemenag setempat. Wali Kota Habib Hadi bersama AKBP Alfian dan Dandim Letkol Inf Imam Wibowo melepas jamaah calon haji dengan melambaikan tangan seraya mengucapkan lantunan talbiyah.

Kepala Kemenag Mufi Imfron menjelaskan, sesampainya di Asrama Haji para jamaah akan disambut petugas haji di Surabaya. Setelah diterima akan diberi penjelasan, ada pengecekan administrasi, pengecekan kesehatan untuk layak terbang ke Arab Saudi. Pada 20 Agustus mendatang, jamaah calon haji akan kembali ke tanah air.

“Kepada keluarga, harapan kami tetap bersabar dan berdoa. Kita berdoa jamaah haji berangkat dalam keadaan selamat tidak ada kekurangan apapun. Bisa laksanakan ibadah di tanah suci Makkah dan kembali dalam keadaan haji mabrur,” tutur Mufi. (famydecta/humas)

Wali Kota Habib Hadi saat sambutan dalam pelepasan calon jamaah haji (Foto: Rifki K I/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)

Many 155 muslim pilgrim of Probolinggo city are officially departed by mayor Hadi Zainal Abidin at the yard of mayor’s office, on Monday (8/7). After staying at Sukolilo dormitory, Surabaya, they will leaving for Medina at 8.25. pm.

Pilgrim which consists of 70 male and 85 female will join in kloter (flight grouping) 9, along with another region’s pilgrim, such as Surabaya,Bangkalan regency, Pamekasan, Magetan, and Trenggalek.

This ceremony was attended  by the chief of regional police, AKBP Alfian Nurrizal, commander  of Kodim 0820 Letkol Inf. Imam Wibowo, the chairman of MUI Kiai Nizar Irsyad, the head of Kemenag (religious affairs ministry) Mufi Imron, expert staffs and ulema and community figures.

In his speech, mayor Habib Hadi explained going on haj is one of Islam’s pillar and must be undertaken for all able Muslims. They have ability, strong will, and sincere heart to be Allah SWT guests.

 “On behalf myself and government, I advise you, be a good, devoted, patient, and trusted guest when you arrive at holy city,” he said.

The solemn worship is very important for being Allah guest is a call for Muslims. “Pray for others so they can go too (going on haj) and pray that Probolinggo city will be better,” added mayor.

He also advised, in doing worship, pilgrims should undertake the obligatory worship first before the sunnah ones. “So long, may you’ll be given a healthy body. May your haj be Mabrur,” said Habib Hadi.

Mayor promised that he will monitor the pilgrims’ health during in Sukolilo haj-dormitory, Surabaya. He hoped there are no obstacles in doing worship. “I’ll monitor, and check directly if there are any problems with the related agency,” he said.

Pilgrims of Probolinggo city used four buses provided by local Kemenag. Mayor Habib Hadi and AKBP Alfian and Dandim Letkol Inf. Imam Wibowo departed the pilgrims by waving their hands while saying talbiyah.

The head of Kemenag Mufi Imron explained, after arriving at haj dormitory, pilgrims will be given some rehearsal, administrative check, healthy check to ensure they are able to fly to Saudi Arabia. Pilgrims will be back to Indonesia on 20th August.

 “To all relatives, be patient and pray. We hope they will survive and in a good condition with no lack of anything. May they can do all worship at Holy land, Mecca and be a haj mabrur,” said Mufi.