Simak Pesan Wawali Subri Saat Upacara Tiga Agenda

Wakil Wali Kota Soufis Subri menjadi inspektur upacara memeringati Hari Koperasi ke- 72, Hari Krida Pertanian ke- 47 dan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke- 26. (Foto: Rifki/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

KANIGARAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo menggelar upacara memeringati Hari Koperasi ke- 72, Hari Krida Pertanian ke- 47 dan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke- 26, Kamis (18/7), di depan Kantor Pemkot Probolinggo. Dalam upacara tersebut Wakil Wali Kota  Mochammad Soufis Subri bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam sambutannya Wawali Subri menyampaikan Hari Koperasi tahun ini mengambil tema “Reformasi Total Koperasi di Era Industri 4.0”. Tema tersebut merupakan sebuah kerja bersama-sama baik dalam perubahan pola pikir maupun kerja, untuk menuju kearah kesejahteraan anggota khususnya masyarakat umum.

“Harapannya semua penggerak dan pelaku koperasi serta pemerintah dapat bersinergi untuk dapat mewujudkan reformasi tersebut, dengan beberapa upaya reformasi yang dilakukan yakni merubah pikir masyarakat bahwa koperasi bukanlah tempat pinjam dan simpan saja,” kata Subri.

Kali ini upacara juga memperingati Hari Krida Pertanian ke- 47, dimana pembangunan sektor pertanian adalah pintu masuk untuk mengatasi masalah kemiskinan dan juga menekan ketimpangan, baik ketimpangan wilayah maupun kesenjangan antara kaya dan miskin.

“Artinya kita tidak bisa lagi melihat bahwa pembangunan pertanian ini dengan sebelah mata, sektor pertanian ini harus dikembangkan menjadi alat rakyat untuk mencapai kesejahteraan bersama menuju pertanian yang modern dan berdaya saing. Namun, kita juga sadar bahwa tantangan – tantangan yang ada ini juga tidak mudah,” ucap Subri.

Kota Probolinggo banyak menyimpan potensi produk-produk unggulan di bidang pertanian baik tanaman pangan maupun hortikultura, diantaranya adalah padi, jagung dan bawang merah. Swasembada pangan khususnya untuk Kota Probolinggo akan tercapai jika produksi komoditas pangan tersebut dapat optimal.

“Dengan itu pemerintah melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Probolinggo telah melakukan pembinaan dan pendampingan, serta pemberian bantuan sarana dan prasarana produk pertanian yang diberikan bagi kelompok tani, untuk meningkatkan hasil produksi pertaniannya,”tuturnya.

Dalam peringatan Harganas ke- 26 kali ini mengusung tema “Hari Keluarga Hari Kita Semua” dan slogan “Cinta Keluarga, Cinta Terencana”. Peringatan Harganas ke- 26 tetap mengedepankan keikutsertaan keluarga dan mencerminkan penerapan empat pendekatan ketahanan keluarga yaitu, keluarga berkumpul, keluarga berinteraksi, keluarga berdaya dan keluarga peduli serta berbagi.

Salah satu kegiatan yang digalakkan dalam momentum Harganas ke 26 adalah gerakan kembali ke meja makan dan gerakan tidak melihat media sosial dan TV pada jam 18.—21.00. “Hal  tersebut dimaksudkan agar mulai jam 6 sore sampai jam 9 malam anggota keluarga secara bersama-sama malakukan aktivitas yang mengarah pada nuansa kebersamaan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Subri juga menyampaikan, Kota Probolinggo telah dikunjungi oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) selama tiga hari, yakni mulai tanggal 15-17 Juli kemarin, selama berada di Kota Probolinggo KPK melakukan berbagai kegiatan. “Momen tersebut harus kita maknai secara mendalam bahwasannya Kota Probolinggo kedepan harus menjadi kota yang bersih, dalam artian tidak ada terjadi lagi kasus korupsi,” jelas Subri. (soni/humas)

Wakil Wali Kota Soufis Subri menyalami para peserta upacara selesai dilaksanakan upacara. (Foto: Rifki/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)