Penasihat KPK RI Budi Santoso sambutan acara penutupan roadshow bus KPK “Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi) (Foto: Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

KANIGARAN – Roadshow bus KPK “Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi) sudah rampung di Kota Probolinggo, 16-17 Juli 2019 lalu. Namun, Wali Kota Hadi Zainal Abidin tidak ingin komunikasi dan sinergi berhenti saat itu juga. Ia siap bersinergi dengan KPK untuk membawa manfaat khususnya bagi warga Kota Probolinggo.

“Kami akan berkunjung ke KPK, memecahkan persoalan dan bersinergi lebih baik lagi agar kami terhindar dari hal yang tidak diinginkan,” kata Habib Hadi. Orang nomor satu di Kota Probolinggo ini pun meminta maaf jika ada kekurangan selama gelaran roadshow di kota ini.

Penasihat KPK RI Budi Santoso menyambut baik apa yang disampaikan wali kota saat penutupan roadshow, di halaman kantor wali kota, Rabu (17/7) sore. “Komunikasi dan interaksi pencegahan tidak akan berhenti disini. Kami akan terus membantu Pemerintah Kota Probolinggo melalu korwil (koordinator wilayah) korsupgah (koordinasi, supervisi dan pencegahan),” tandasnya.

Sebelum penutupan, Budi Santoso mengisi sosialisasi antikorupsi di DPRD Kota Probolinggo dengan peserta para anggota dewan dan calon legislatif terpilih. Baik kepada eksekutif dan legislatif, Budi berpesan bahwa kedisiplinan harus dinomorsatukan.

“Sempurnakan hubungan baik, karena dewan dan wali kota itu bermitra. Tidak saling menyandera. Kita semua bekerja dalam rangka untuk kepentingan masyarakat,” kata Budi.

Masih menurut Budi Santoso, ia sudah melihat bagaimana bekerjanya SIMRAL (Sistem Informasi Manajemen Perencanaan, Penganggaran dan Pelaporan). Melalui SIMRAL banyak hal yang dipangkas sehingga fokus pada prioritas. SIMRAL pun dapat dikembangkan dan mengeliminasi program-program yang bisa menjadi temuan KPK.

“Komunikasi, interaksi dan asistensi akan terus berjalan ya Pak Wali. Supaya kita terhindar dari lubang yang membahayakan. Dimulai saja tertib dalam pelaporan gratifikasi dan LHKPN (Laporan Hasil Kekayaan Pejabat Negara), itu hal yang mudah,” pesan pria asli Jogjakarta itu. Usai ditutup, Kamis (18/7) bus roadshow KPK berada di Kabupaten Situbondo. (famydecta/humas)

Wali Kota dan beberapa kepala OPD serta siswa-siswi foto bersama dengan  KPK RI sebelum meninggalkan Kota Probolinggo (Foto:Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)

 

Roadshow of KPK (Corruption Eradication Commission) bus “Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi” has finished at Probolinggoc ity, start at 16-17 July 2019. But, mayor Hadi Zainal Abidin want to continue communicating and synergizing for giving any advantages for people of Probolinggo city.

“We will visit to KPK office, to solve any problems and to synergize more to avoid any more problems,” said Habib Hadi. The first person of Probolinggo city said an apology whether there is something wrong during the roadshow.

The advisor of KPK Budi Santoso really welcome to what mayor said at the closing roadshow, held at the yard of mayor’s office on Wednesday (17/7). “We won’t stop the communication and interaction for prevention. We still help Probolinggo city government through korwil (territory coordinator)korsupgah (ccordination, supervision, and prevention),’ he said.

Before closing ceremony, Busi Santoso gave anticorruption theory at regional parliament of Probolinggo city for congressmen. Budi said that discipline should be the first one.

 “Make a good relationship, since congressmen and the mayor is partner. Do not argue for each other. We have to work for people interest,” said Budi.

Still according Budi, he have seen on how SIMRAL (Sistem Informasi Manajemen Perencanaan, Penganggaran dan Pelaporan) works. Through SIMRAL, many shortcuts have been made to make it focus on priority. SIMRAL also can develop and eliminate programs which can be a problem.

 “Communication, interaction, and assistance will keep running. Is that right Mr. mayor? (It is) to avoid us from dangerous problem. Starting from the gratification report and LHKPN (wealth report), it is very easy to do,” said the man who come from Jogja. After Probolinggo ccity, KPK roadshow bus will go to Situbondo regency.