16 Guru Mendapat Tugas Tambahan

image_pdfimage_print

Senin (10/7) malam, Wali Kota Probolinggo Rukmini resmi mengukuhkan 16 guru  yang diberikan tugas tambahan sebagai kepala sekolah. Hadir dalam acara tersebut Sekda dr Bambang Agus Suwignyo, Asisten Administrasi Umum Rey Suwigtyo dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kota Probolinggo.

Sesuai keputusan wali kota Probolinggo No 821/59/425.203/2017 yang dibacakan Kepala BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) Rachma Deta Antariksa, bahwa guru yang diberikan tugas tambahan sebagai kepala sekolah berlaku selama satu periode (empat tahun) akan tetapi tugas tersebut dapat diperpanjang lagi jika memenuhi persyaratan. 

Dalam sambutannya, Rukmini menjelaskan, pemberian tugas tambahan guru sebagai kepala sekolah tidak begitu saja diberikan, harus melalui beberapa persyaratan baik secara umum dan khusus, mengikuti tahapan seleksi administrasi maupun akademik. Serta lulus dalam diklat (pendidikan dan pelatihan) sebagai kepala sekolah.

Rukmini juga memberikan harapan kepada para guru yang mempunyai tugas tambahan tersebut. Yaitu dapat menjabat di struktural di sisa usia jabatannya dengan syarat memiliki prestasi, serta usia guru yang sudah masuk batas pensiun atau 60 tahun ke atas bisa diperpanjang menurut edaran dari Gubernur Jawa Timur mengingat adanya moratorium PNS semenjak 2008.

Rukmini juga mengingatkan kepala sekolah bukanlah sebuah jabatan melainkan sebagai tugas tambahan dalam memutuskan kebijakan yang berpengaruh pada perkembangan pendidikan. “Saya mengucapkan selamat kepada guru yang telah dikukuhkan, semoga bisa menjadi pendidik yang lebih baik dan bisa meningkatkan data APK diatas rata-rata dalam proses pengelolaan pendidikan di Kota Probolinggo,” pungkasnya. (malindabulgis/humas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.