Wali Kota Berangkat Relawan PMI Mayor to Depart PMI volunteers 

 

Sebanyak 40 personil Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Probolinggo dilepas oleh Wali Kota Rukminiuntuk mengikuti Temu Karya Relawan Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2017, Kamis (20/7). Pelepasan Kontingen tersebut disaksikan oleh sekda, kepala OPD, camat dan lurah bertempat di halaman PMI setempat.

40 personnels of Probolinggo PMI (Indonesian Red Cross) is departed by mayor Rukmini to get involved in 2017 volunteers meeting of East Java Province. She released the contingent at the yard of of PMI office, witnessed by regional secretary, the head of working units, camat, and lurah.

Ketua PMI Indi Eko Yanuarto menjelaskan,bahwa kontingen yang akan mengikuti Temu Karya Relawan Tingkat Provinsi Se Jawa Timur dilaksanakan di Bendungan Serut Kabupaten Blitar pada 25-31 Juli mendatang. Relawan asal Kota Mangga akan berkompetisi dengan 38 kota/ kabupaten se-Jawa Timur,untuk menampilkan kreasi dan keahliannya untuk membanggakan Kota Probolinggo.

The chairman of PMI Indi Eko Yanuarto explained the meeting will be held at Serum dam at Blitar regency on 25-31 July. The volunteers of Probolinggo will compete with 38 regencies/cities of East Java Province to perform their creativity.

“Saya berterimakasih kepada ibu wali kota atas apresiasinya yang telah menempatkan gedung pemberdayaan manusia menjadi kantor Unit DonorDarah (UDD). Setidaknyaakan menjadi awal langkah kita bagaimana lebih merevitalisasi peran donor darahbisa lebih terlihat  dan nampak di masyarakat terutama di wilayah Kota Probolinggo,”kata Indi. 

“I thank to the mayor to change this building to be blood donor unit. It is the start to revitalize the role of blood donors especially in Probolinggo city,” said Indi.

Indi menjelaskan, donor darah di PMI Kota Probolinggo sudahdi atas rata-rata dari jumlah 2% jumlah usia produktif. “Kita sudah no 4 se Jawa Timur. Ini jadi motivasi kita bagaimana masyarakat Kota Probolinggo bisa memanfaatkan UDD,”tambahnya.

Indi explained the most of blood donors of Probolinggo city comes from productive age. “We are in fourth rank of east java province. It motivates us to use the blood donors unit as well,” said him.

Sementara itu, Wali Kota Rukmini berharap relawan yang berangkat mudah-mudahan akan berhasil dan mendapatkan yang terbaik. “Saya berharap kiprah PMI di Kota Probolinggo dalam misi kemanusiaan akan meningkat,”tuturnya.

Meanwhile, mayor Rukmini the volunteers will succees and get the best score. “I hope PMI will be involved in much more humanity mission,” said her.