Wali Kota Rukmini Kunjungi Polisi Korban Bacok

image_pdfimage_print

 

Sebagai bentuk perhatian serta apresiasi terhadap kinerja Polri, Wali Kota Probolinggo Rukmini langsung mengunjungi Aiptu Agus Erwantoro, anggota buser Polres Probolinggo Kota yang jadi korban bacok pelaku pencurian dengan pemberatan (curat), Selasa (25/7) malam. 

Rabu (26/7) pagi, Wali Kota Rukmini didampingi Asisten Administrasi Umum Rey Suwigtyo, Kabag Humas Protokol Prijo Djatmiko dan sejumlah pejabat lain mendatangi ruang Wijaya Kusuma (WK) 107 RSUD dr Mohamad Saleh, tempat Aiptu Agus Erwantoro dirawat. 

“Bagaimana kondisinya sekarang, Pak?,” tanya Rukmini kepada polisi senior yang tengah duduk di atas bed rumah sakit. Tangan kiri Aiptu Agus Erwantoro sudah terbalut perban. Jemarinya nampak perlahan ia coba gerak-gerakan. 

“Kalau dibuat begini (menggerakkan jemari) masih bisa, tapi kalau begini (menggerakkan pergelangan) sakit. Katanya putus otot penggeraknya,” tutur Aiptu Agus yang kala itu didampingi adiknya. 

Kepada wali kota, Aiptu Agus pun menceritakan kronologis yang ia alami di malam naas itu. Aiptu Agus bersama Brigpol Candra Bayu tengah cangkrukan di sekitaran Jalan MT Haryono untuk mengantisipasi kerawanan pada malam hari. “Namanya juga buser kan tidak pernah tidur,” terangnya lagi. 

Tak lama kemudian keduanya mencurigai tiga orang laki-laki berboncengan mengendari motor matic mondar-mandir di sekitar Jalan Gatot Subroto. Saat dicek lagi oleh Aiptu Agus dan Brigpol Candra, ketiga pelaku sedang berupaya mengeluarkan sebuah motor matic dari toko pracangan di depan Auto Ban Jalan Gatot Subroto. 

Melihat upaya pencurian tersebut, Aiptu Agus memberikan tembakan peringatan ke atas. Mendengar tembakan itu ketiga pelaku langsung kabur melarikan diri tanpa membawa hasil curiannya. Aiptu Agus terus mengejar para pelaku hingga ke Jalan Cokro dan Jalan Mastrip. Di tempat yang sepi Aiptu Agus menembak pelaku sebanyak dua kali tetapi mereka tetap kabur ke arah selatan. 

Saat dipepet oleh Aiptu Agus seorang pelaku yang berada di tengah tiba-tiba mengeluarkan clurit kemudian diarahkan ke tangan Aiptu Agus. “Saya tidak tahu kalau mereka akan mengeluarkan clurit. Saat itu juga saya kembali menembaki mereka. Seingat saya sekitar 5 kali menembak,” ceritanya. 

Di depan SMKN 1 Jalan Mastrip, bermaksud mengisi amunisi, Aiptu Agus sudah merasa tidak dapat menggerakkan tangannya. Barulah ia sadar jika tangannya kena clurit pelaku. Aiptu Agus terkapar di depan SMKN 1 sedangkan anggotanya yaitu Brigpol Candra Bayu tetap mengejar pelaku yang kabur ke Jalan Bengawan Solo. 

Akhirnya pelaku kabur dan polisi menemukan barang bukti di area persawahan berupa sepeda motor pelaku, clurit jenis norideng, sandal milik pelaku dan kunci gembok. Saat ditelusuri bercak darah yang ditemukan hingga sampai ke wilayah Kelurahan Kareng Lor. Hingga saat ini para pelaku tengah dalam pengejaran polisi. 

Mendengar cerita kronologis dari Aiptu Agus Erwantoro, Wali Kota Rukmini sangat menyayangkan peristiwa yang terjadi di wilayah kepemimpinannya. “Pelakunya sangat sadis. Semoga polisi berhasil mengungkap dan menangkap pelakunya,” ujarnya. 

Rukmini mengaku pihaknya selalu berkoordinasi dengan masalah keamanan dan ketertiban baik dengan kepolisian atau Kodim. Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati menjaga rumah dan barang-barangnya. 

“Saya berharap warga Kota Probolinggo tidak melakukan pencurian, sajam atau tindak kriminalitas lainnya. Saya juga menekankan apabila ada yang meminta tolong atau berobat dengan kondisi luka tembak agar segera melapor ke kepolisian terdekat. Masyarakat harus bisa bekerjasama untuk menekan angka kriminalitas di Kota Probolinggo,” tegas wali kota perempuan pertama di Kota Mangga ini. Selain berkunjung, Wali Kota Rukmini juga memberikan santunan kepada Aiptu Agus Erwantoro. (famydecta/humas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.