Pemkot Hibahkan Rp. 1,3 M ke KPU Gifted Rp1.3billion for KPU

image_pdfimage_print

 

 

Wali Kota Probolinggo Rukmini, bersama dengan Ketua KPU Ahmad Hudri, menandatangani naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) dari Pemerintah Kota Probolinggo ke KPU Kota Probolinggo. Penandatanganan NPHD yang berlangsung di Sabha Bina Praja, Rabu (26/7) tersebut berisi tentang tata cara pengajuan dan pencairan hibah senilai Rp. 1,3 M. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Forum Komunikasi Pemerintah Daerah Kota Probolinggo serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. 

Probolinggo mayor Rukmini and the chairman of KPU Ahmad Hudri signed NPHD for 1.3 billion rupiahs at Sabha Bina Praja on Wednesday (26/7). It is also attended by regional leader coordination forum and all the head of working units.

Rukmini memastikan hibah tersebut terkait dengan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2018 di Kota Probolinggo. Meski sudah disepakati, dana hibah untuk KPU itu dianggarkan pada Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) Kota Probolinggo 2017. “Saya harap PAPBD 2017 segera di bahas oleh dewan (DPRD Kota Probolinggo), segera disahkan paling tidak September 2017 kita sudah bisa melaksanakannya,” harap wali kota. 

Rukmini said this gift is for the 2018 regional election and it includes on revised 2017 regional budget. “I hope the.revised busget could be discussed in parliament as soon as possible, so we could run it on September 2017.

Kepada KPU Kota Probolinggo, Rukmini meminta agar bekerja dengan mengedepankan netralitas untuk semua calon. Wali Kota juga mengharapkan KPU untuk menyosialisasikan Pilkada 2018 kepada seluruh anggota masyarakat, tidak hanya fokus pada partai politik. 

Rukmini hoped KPU is in a neutral position and could socialize the 2018 election to the people not only for the political party.

“Saya harap KPU bisa bekerja netral. Pastikan masyarakat dan parpol memperoleh pemahaman yang baik terkait Pilkada. Sosialisasikan agar semua paham, tidak terjadi gesekan di masyarakat, apalagi sangkaan-sangkaan negatif yang berujung pada provokasi untuk pengerahan massa,” tambah Rukmini. 

“I hope KPU is in neutral position. Make sure the people have knowledge on election. Make them understand, so that there are no negative thinking and provocation,: said Rukmini.

 Rukmini juga mengingatkan agar seluruh warga masyarakat Kota Probolinggo yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) bisa menggunakan hak pilihnya dengan baik. “Ada sekitar 173 ribuan warga yang masuk DPT. Mohon itu dipenuhi hak pilihnya. Jangan sampai ada warga yang masuk DPT malah tidak dapat undangan. Saya percaya partisipasi masyarakat Kota Probolinggo itu tinggi. Terbukti saat Pemilu lalu yang mencapai 81 %, di atas rata-rata nasional,” ujar Rukmini.

Rukmini also reminds to all Probolinggo citizen to use their right. “There are 173 thousands of voters. Please use your right well. Make sure all of them get their invitation. I believe that we have a high participation just like in last election We get 81%, which is above national average,” said Rukmini.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.