Memacu Petani Tingkatkan Produksi Pertanian 

image_pdfimage_print

 

Selasa (25/7), dalam rangka peringatan Hari Krida Pertanian ke-45, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Probolinggo menggelar potensi produk unggulan daerah dan olahan hasil pertanian yang bertemakan “Kita kembangkan sektor pertanian sebagai alat rakyat untuk mencapai kesejahteraan bersama.”

Kabid Ketahanan Pangan dan Yudha Hartanto menjelaskan, kegiatan ini untuk menggali potensi produk unggulan daerah, memacu petani meningkatkan produksi pertanian dan memperpanjang umur penyimpanan, serta menggali potensi olahan komoditas pangan. 

Kota probolinggo menyimpan banyak potensi produk unggulan di bidang pertanian baik tanaman pangan maupun hortikultura. Diantaranya adalah padi, jagung dan bawang merah. “Swasembada pangan khususnya untuk kota probolinggo akan tercapai jika produksi komoditas pangan tersebut dapat optimal,” terang Yudha. 

 

Karena itu, Sekda Bambang menyampaikan Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan akan selalu memfasilitasi, memberikan pembinaan dan pendampingan serta pemberian bantuan sarana dan prasarana produksi pertanian bagi para kelompok tani. 

 

”Maka dengan ini saya berharap sekaligus mengimbau kepada para petani yang tergabung dalam gapoktan maupun wanita tani agar mampu memanfaatkan acara ini untuk terus meningkatkan kualitas, kuantitas dan kontinyuitas pertaniannya,” tambahnya.

 

Dalam kesempatan sekda memberikan bantuan 10 unit hand tractor secara simbolis yang berasal dari APBD Provinsi Jawa Timur kepada 5 upja (unit pelayanan jasa alsintan) serta penyerahan hadiah kepada pemenang lomba gelar produk daerah dan olahan hasil pertanian. 

 

Juara I diraih oleh Gapoktan Wonoasih Kecamatan Wonoasih, Juara II Gapoktan Al Barokah Kecamatan Kanigaran, Juara III Gapoktan Sido Muncul Kecamatan Wonoasih, Juara Harapan I Gapoktan Demang Jaya Kecamatan Kademangan dan Juara Harapan 2 Gapoktan Permata Indah Kecamatan Kedopok.

 

Acara tersebut juga dihadiri perwakilan Kodim 0820, para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), camat, lurah serta para Gapoktan (Gabungan kelompok tani), kelompok tani wanita dan stakeholder bidang pertanian. (malindabulgis/humas)

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.