Wali Kota Probolinggo Canangkan Gertak Talita

Wali Kota Habib Hadi bersama Ketua TP PKK Aminah Hadi Zainal Abidin melakukan penimbangan. (Foto: Rifki/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

WONOASIH – Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin dan Ketua TP PKK Aminah Hadi ZA mencanangkan Gerakan Serentak Timbang Balita (Gertak Talita) di Kecamatan Wonoasih, Kamis (8/8) pagi. Gerakan ini sebagai bentuk menurunkan prevalensi stunting di Kota Probolinggo menuju zero stunting.

Prevalensi stunting saat ini menjadi salah satu program prioritas di bidang kesehatan. Stunting terjadi karena kekurangan gizi kronis yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti pola asuh yang tidak tepat atau kemiskinan. Kondisi itu menyebabkan kegagalan pertumbuhan, kemampuan tidak berkembang maksimal dan mudah sakit.

Berdasarkan data hasil riskesdas (riset kesehatan dasar) tahun 2018, prevalensi stunting di Kota Probolinggo sebesar 30,5 persen. Angka ini sedikit lebih rendah dibanding Jawa Timur sebesar 32,8 persen dan angka nasional yaitu 30,8 persen. Untuk prevalensi stunting bulan penimbangan pada tahun 2018 yaitu 19,75 persen.

Sedangkan cakupan balita yang ditimbang hanya 73,4 persen dari seluruh balita di Kota Probolinggo. “Dari data yang ada menunjukkan terdapat disparitas data prevalensi stunting yang cukup tinggi yang disebabkab karena rendahnya cakupan balita yang ditimbang,” kata Kepala Dinkes drg Ninik Ira Wibawati.

Oleh karena itu, menurut Kepala Dinkes, perlu adanya kegiatan inovatif untuk menggerakkan masyarakat Kota Probolinggo secara masif dan terstruktur untuk meningkatkan cakupan melalui Gertak Talita ini. Gertak Talita dilaksanakan di 218 posyandu dan semua PAUD di Kota Probolinggo, dengan sasaran 18 ribu balita.

Dengan pencanangan ini, Dinkes menargetkan gambaran permasalahan kurang gizi khususnya stunting yang akurat. Meningkatkan cakupan penimbangan balita di posyandu tahun 2019 lebih total coverage. Banyak balita yang datang, timbang, berat badan dan ukur tinggi badan. Sekaligus meningkatkan pemberian vitamin A dan obat cacing.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Habib Hadi bersama Ketua TP PKK Aminah Hadi ZA dan Wawali Mochammad Soufis Subri dengan Wakil Ketua TP PKK Diah Kristanti Subri mencanangkan Gertak Talita secara simbolis. Dengan melakukan penimbangan, pemberian vitamin A dan obat cacing serta pengukuran tinggi badan.

Saat membuka Gertak Talita, Habib Hadi menjelaskan selain berupaya menurunkan prevalensi stunting, Pemerintah Kota Probolinggo juga mengambil langkah untuk memberikana pelayanan kesehatan yang paripurna bagi masyarakat. Salah satunya, pengadaan ambulance di kelurahan dan dua unit mobil untuk dokter keliling.

“Jadi, jika ada sesuatu pada anak-anak bisa diatasi dan ditangani. Tidak ada lagi keterlambatan penanganan dari pemerintah untuk masyarakat. Mudah-mudahan rencana ini berjalan sesuai waktu dan anggaran yang kita inginkan,” ungkapnya.

“Ada pembahasan di DPRD tentunya berdampak terhadap kebijakan yang diambil oleh pemerintah. Visi misi bisa dilakukan asal ada keputusan tepat waktu, tidak molor-molor,” sambung wali kota yang berkomitmen di bidang pendidikan dan kesehatan ini.

Pencanangan Gertak Talita juga diisi narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, yakni Kabid Kesehatan Masyarakat Fitria Dewi. (famydecta/humas)

Wali Kota Habib Hadi saat sambutan pada acara pencanangan Gerakan Serentak Timbang Balita (Gertak Talita).